Lebih lanjut, juara dunia MotoGP 2021 itu sungguh geram karena tidak bisa mendapat banyak hal untuk dipelajari ke depannya. Quartararo bahkan menyebut laju motornya mirip dengan Guevara yang mengaspal di Moto2 dengan Yamaha.
“Tidak ada yang bisa saya pelajari (dari) melaju terlalu lambat. Di Sprint Race, ban saya hancur, saya tidak tahu apa yang akan terjadi saat balapan utama,” keluh Quartararo.
“Saya pikir lap-lap terakhir saya seperti waktunya Guevara (di Moto2). Tapi, kami berjuang dengan keras. Kami menjalani banyak putaran,” tutup pembalap berusia 27 tahun itu.
Itu adalah kali kelima Quartararo finis di luar zona poin pada MotoGP 2026. Wajar jika rider berjuluk El Diablo tersebut merasa frustrasi dengan hasil balapan di Austria.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.