Kendati demikian, performa apik lini serang tersebut belum mampu meredam ketajaman Arab Saudi yang dimotori oleh Muhammad Abdurrahkman dengan 41 poinnya. Pertahanan Indonesia yang kerap mengendur di menit-menit krusial kembali menjadi titik lemah yang harus dibayar mahal.
Pelatih kepala Timnas Basket Putra Indonesia, David Singleton, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil akhir yang didapat timnya. Pelatih yang akrab disapa Coach Dave ini menilai performa anak asuhnya berada jauh di bawah potensi maksimal yang sebenarnya.
Menghadapi kenyataan pahit ini, Coach Dave secara tegas mendesak adanya evaluasi menyeluruh dari berbagai lini. Pembenahan tersebut harus mencakup aspek teknis kepelatihan, manajemen tim, hingga sistem pembinaan usia dini demi mengangkat prestasi basket Indonesia di level internasional.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.