PETENIS asal Filipina, Alexandra Eala, yang tengah menjadi pusat perhatian dunia secara resmi mengalihkan fokusnya untuk memperkuat negaranya pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Kehadiran Eala diprediksi bakal menjadi kekuatan utama yang menjadikannya salah satu kandidat terkuat peraih medali emas di nomor tunggal putri.
Asosiasi Tenis Filipina (PHILTA) telah mengumumkan daftar skuad resmi yang akan diberangkatkan, di mana Eala akan memimpin kontingen tenis bersama petenis veteran Francis Casey Alcantara. Selain itu, nama-nama seperti Shaira Hope Rivera, Tennielle Madis, dan Stefi Marithe Aludo juga turut melengkapi kekuatan tim nasional.
Sekretaris Jenderal PHILTA, John Rey Tiangco, menyatakan keyakinannya bahwa kombinasi para atlet muda berbakat dan pemain berpengalaman ini mampu bersaing secara kompetitif di level tertinggi Asia. Persiapan matang pun terus dilakukan demi meraih hasil optimal bagi kejayaan olahraga Filipina.
Tekad kuat Eala untuk membela Filipina di kancah kontinental dibuktikannya lewat sebuah pengorbanan besar. Atlet berusia muda yang kini melejit di peringkat 18 dunia tersebut dengan mantap memilih untuk mengabaikan turnamen wajib tingkat WTA 1000, China Open di Beijing, yang jadwalnya berbenturan langsung dengan perhelatan Asian Games 2026.
Demi menghindari sanksi penalti poin maupun denda berat dari pihak tur profesional, pihak PHILTA secara khusus telah melayangkan permohonan pengecualian atau waiver kepada pihak WTA. Eala sendiri menegaskan kebanggaan mengenakan seragam tim nasional selalu memegang tempat tersendiri di hatinya yang tidak bisa digantikan oleh turnamen komersial.
"Saya sangat senang bisa bermain dan berkompetisi bersama tim Filipina. Saya rasa ini adalah lingkungan yang benar-benar menyenangkan, dan saya sangat menikmati kebersamaan dengan tim," ungkap Eala usai tersingkir dari US Open 2026, Kamis (10/9/2026).
Keputusan besar ini diambil Eala menyusul tahun luar biasa yang baru saja dijalaninya di kancah tenis dunia, termasuk pencapaian impresifnya melaju hingga babak ketiga turnamen US Open 2026. Pengalaman berharga saat berdiri sejajar dengan para legenda hidup dunia telah membentuk mental tandingnya menjadi jauh lebih matang dalam menghadapi situasi bertekanan tinggi.
Kini, seluruh pengalaman berharga dari turnamen level dunia tersebut siap ia curahkan sepenuhnya untuk membawa kejayaan bagi kontingen Filipina di Jepang. Dukungan penuh juga diberikan oleh jajaran pelatih, termasuk Denise Dy dan Bobie Angelo, yang siap mengawal performa optimal skuad tenis kebanggaan Asia Tenggara ini.
"Saya berharap apapun yang saya lakukan, pekerjaan saya, dan kerja keras saya sehari-hari dapat menginspirasi orang lain, khususnya generasi muda untuk mengejar mimpi-mimpi mereka," pungkas Eala.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.