MONZA - Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, George Russell terang-terangan mengakui keunggulan McLaren menjelang gelaran Formula 1 (F1) GP Italia 2026 di Sirkuit Monza. Menurut pembalap Mercedes tersebut, rivalnya kini menjadi standar tertinggi di grid setelah mencatatkan tren performa yang sangat mengesankan.
McLaren sempat mengawali musim 2026 dengan berbagai kesulitan, terutama dalam upaya Lando Norris mempertahankan gelar juaranya. Namun, situasi berbalik tajam setelah mereka menghadirkan serangkaian pembaruan teknis secara beruntun.
Kebangkitan itu dibuktikan lewat kemenangan berturut-turut di Hungaria dan Belanda. Norris kini berpeluang mengamankan kemenangan ketiga secara beruntun (hat-trick) pada balapan akhir pekan ini di Monza.
Melihat dominasi tersebut, Russell menilai torehan Mercedes di Sirkuit Zandvoort pekan lalu sebenarnya sudah melebihi batas kemampuan mobil mereka saat ini. Hasil finis kedua, ketiga, serta kemenangan di sesi sprint dianggap bukan cerminan murni dari kecepatan jet darat W17.
"Melihat seberapa kompetitif Lando dan McLaren, sangat adil untuk mengatakan bahwa mereka adalah tim yang harus dikalahkan saat ini," ujar Russell, melansir dari Crash, Jumat (4/9/2026).
Russell mengungkapkan bahwa Mercedes saat ini tertinggal setidaknya satu paket pembaruan dibandingkan tim penantang lainnya. Ia mengonfirmasi bahwa pengembangan sasis timnya memang belum maksimal jika dibandingkan dengan para pesaing terdekat.
Meski McLaren mendominasi, Russell mengingatkan agar tidak mencoret tim-tim lain dari peta persaingan di Monza. Selain Ferrari yang membawa paket pembaruan baru, keunggulan mesin Mercedes juga belum tentu menjamin posisi terdepan.
Ia memberikan perhatian khusus kepada Red Bull yang berpotensi melesat berkat performa unit daya Ford. Karakter Sirkuit Monza yang mengandalkan kecepatan lurus diperkirakan akan sangat menguntungkan paket mesin Red Bull.
"Kami tidak boleh melupakan Red Bull. Kami tahu sirkuit ini akan lebih cocok untuk mereka dibandingkan balapan-balapan sebelumnya," tutup Russell.
Pembalap yang kini tertinggal 59 poin dari puncak klasemen itu memprediksi persaingan sengit akan terjadi antara empat tim utama. Selisih waktu yang sangat tipis di sesi kualifikasi dipastikan menjadi penentu posisi start dan peluang naik podium saat balapan utama.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.