Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akademisi hingga Wartawan Senior Bedah Buku Membangun Otot di Negeri Kertas: Bicara Masa Depan Olahraga Indonesia

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |19:35 WIB
Akademisi hingga Wartawan Senior Bedah Buku Membangun Otot di Negeri Kertas: Bicara Masa Depan Olahraga Indonesia
Bedah Buku Membangun Otot di Negeri Kertas. (Foto: Ist)
A
A
A

Bedah buku Membangun Otot di Negeri Kertas, yang disunting oleh wartawan senior Asro Kamal Rokan dan Suryansyah ini. Forum itu menghadirkan sejumlah pembicara dengan latar belakang dan perspektif yang berbeda.

Rocky Gerung, akademisi dan filsuf, akan memberikan perspektif kritis mengenai olahraga. Itu sebagai bagian dari kehidupan sosial, kebudayaan, kebijakan publik, serta pembangunan bangsa.

"Indonesia menumpuk regulasi, menerbitkan undang-undang, serta memproduksi jargon-jargon teknokratis yang megah—mulai dari sport science, long-term athlete development, hingga produk mutakhir berupa Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)," ungkap Rocky. 

"Buku Membangun Otot di Negeri Kertas, bukan sekadar gagasan brilian, tapi juga solusi untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Asro Kamal Rokan, wartawan senior olahraga, akan membawa perspektif jurnalistik dan pengalaman panjang dalam melihat perkembangan olahraga Indonesia. Peran media dalam mengawal prestasi, kebijakan, dan tata kelola olahraga juga menjadi bagian penting dalam diskusi.

Dari perspektif keilmuan olahraga, hadir Prof. Dr. H. Yunyun Yudiana, M.Pd., Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) juga akan tampil sebagai pembicara. Dia akan memberikan pandangan mengenai pentingnya sport science, pendidikan, pembinaan atlet, serta pengembangan sumber daya manusia olahraga.

Judul buku Membangun Otot di Negeri Kertas merupakan metafora tentang kondisi olahraga Indonesia yang dinilai tidak cukup hanya dibangun melalui kebijakan, aturan, program, proposal, dan dokumen. Olahraga membutuhkan “otot” yang nyata: atlet berkualitas, pelatih kompeten, fasilitas memadai, kompetisi yang sehat, sport science, tata kelola profesional, pendanaan berkelanjutan, serta kebijakan yang benar-benar dijalankan.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement