Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemenang F1 GP Italia 2026 Bakal Dapat Trofi Berbentuk Nyeleneh, Ini Maknanya

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |12:06 WIB
Pemenang F1 GP Italia 2026 Bakal Dapat Trofi Berbentuk <i>Nyeleneh</i>, Ini Maknanya
Pemenang F1 GP Italia 2026 bakal mendapat trofi berbentuk nyeleneh (Foto: Instagram/@pirelli_motorsport)
A
A
A

PEMENANG F1 GP Italia 2026 bakal mendapat trofi berbentuk aneh. Tapi, makna di baliknya ternyata cukup mendalam.

Saksikan F1 2026 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.

1. Digelar 4-6 September

Tim Ferrari pakai livery spesial di F1 GP Italia 2026. (Foto: Instagram/scuderiaferrari)

F1 2026 akan memasuki seri ke-13. Balapan bertajuk F1 GP Italia 2026 itu digelar di Sirkuit Autodromo Internazionale Monza, Monza, 4-6 September.

Jelang pekan balapan tersebut, Pirelli selaku sponsor utama seri Italia, merilis trofi yang akan dibawa pulang pemenang. Mereka bekerja sama dengan HangarBicocca Museum of Contemporary Art untuk mendesain trofi, di mana kolaborasi sudah berlangsung selama enam tahun.

2. Mirip Tumpukan Cawan dan Mangkuk

Vedovamazzei yang terdiri dari Stella Scala dan Simeone Crispio, dipercaya untuk mendesain trofi pemenang F1 GP Italia 2026. Tapi, hasilnya cukup aneh karena berbentuk mirip tumpukan cawan dan mangkuk kecil yang diberi nama FRAGILE atau rapuh.

Saking ‘rapuhnya’, muncul kekhawatiran trofi tersebut akan hancur atau mudah terpisah-pisah saat prosesi penyerahan di podium. Ternyata, di balik itu semua ada sebuah filosofi atau makna yang dalam.

 

“Gagasan di balik trofi ini bermula dari tradisi kuno mengoper cawan perayaan dari tangan ke tangan. Cawan tersebut berfungsi sebagai wadah minum berukuran besar, yang menciptakan nuansa perayaan dan kegembiraan bersama,” bunyi keterangan Vedomazzei, dinukil dari Crash, Rabu (2/9/2026).

“Kami ingin trofi ini menjadi simbol kemenangan yang digenggam oleh seorang individu, namun sekaligus mencerminkan semangat sebuah komunitas. Dalam konteks F1, komunitas ini mencakup tim, para penggemar, dan seluruh dunia yang berada di sekeliling para pembalap,” sambungnya.

Trofi pemenang F1 GP Italia 2026 (Foto: Instagram/@pirelli_motorsport)

“Komposisi ini juga menghadirkan dimensi keseharian melalui gerakan-gerakan yang berulang, menyiratkan sebuah kemenangan yang diraih lap demi lap—kemenangan yang tidak pernah berujung pada status abadi ataupun tak berubah,” lanjut keterangan itu.

“Kemenangan itu tidak stabil, hanya berlangsung sesaat, dan harus direbut kembali. Sesungguhnya, kemenangan itu rapuh,” tandas Vedovamazzei.  

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement