Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ducati Takkan Kembangkan Motor, Marc Marquez Gagal Juara Dunia MotoGP 2026?

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2026 |20:13 WIB
Ducati Takkan Kembangkan Motor, Marc Marquez Gagal Juara Dunia MotoGP 2026?
Ducati tidak akan mengembangkan motor Desmosedici GP26 (Foto: X/@ducaticorse)
A
A
A

PEMBALAP penguji Ducati Corse, Michele Pirro, memastikan motor Desmosedici GP tidak akan diutak-atik hingga akhir musim MotoGP 2026. Pernyataan tersebut bisa jadi sinyal bahaya buat Marc Marquez.

Ducati terlihat kalah telak dari Aprilia dalam 12 seri awal MotoGP 2026. Mereka hanya merebut lima kemenangan di mana Marc Marquez tiga kali, dan masing-masing Alex Marquez serta Fabio Di Giannantonio sekali.

Marc Marquez vs Fabio Di Giannantonio di MotoGP Brasil 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)
Marc Marquez vs Fabio Di Giannantonio di MotoGP Brasil 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)

Sementara, Aprilia menyabet tujuh podium kemenangan. Marco Bezzecchi empat kali menang dan masing-masing Jorge Martin, Ai Ogura, serta Raul Fernandez, sekali meraih kemenangan.

1. Tidak Ada Rencana

Capaian itu menandakan ada yang salah dengan Ducati Desmosedici GP26. Pasalnya, Marquez selaku rider terbaik mereka, hanya duduk di posisi empat klasemen MotoGP 2026 dengan 200 poin, tertinggal 40 angka dari sang pemuncak Jorge Martin.

Tapi, Pirro menuturkan, Ducati tidak punya rencana untuk mengubah atau mengutak-atik motor Desmosedici GP26. Ia malah menyarankan untuk fokus pada satu pekan balapan ke pekan balapan lainnya.

“Di MotoGP, tidak ada yang berubah dibandingkan apa yang kita lihat dalam 12 balapan. Yang kita lihat, kurang atau lebihnya, sama seperti itu. Jadi, kami harus menjalaninya satu per satu,” papar Pirro, dinukil dari Crash, Senin (17/8/2026).

 

2. Bisa Bersaing

Francesco Bagnaia melaju di depan Marc Marquez pada MotoGP Republik Ceko 2026 (Foto: Ducati Corse)
Francesco Bagnaia melaju di depan Marc Marquez pada MotoGP Republik Ceko 2026 (Foto: Ducati Corse)

Pria asal Italia itu optimistis Ducati masih bisa bersaing di 10 seri tersisa. Sebab, setiap trek punya karakteristik yang berbeda. Ada kalanya mereka diuntungkan, tapi tidak jarang tim tersebut harus mengakui keunggulan rival.

“Setiap trek akan punya ceritanya tersendiri. Akan ada trek di mana, seperti Silverstone (GP Inggris), di mana kami kesulitan, dan yang lain di mana kami tidak mengalami banyak kesulitan,” urai Pirro.

“Tidak ada solusi cepat atas masalah-masalah yang ada. Kami mengerjakannya tapi proyek ini bisa dibilang sudah selesai. Kami berharap bisa tiba di Valencia (seri terakhir) dan masih bisa meninggalkan jejak,” tandasnya.

Terdekat, ada MotoGP Aragon 2026 yang digelar di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, 28-30 Agustus. Lintasan itu merupakan wilayah kekuasaan Marc Marquez dan diprediksi Ducati akan kembali berjaya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement