PETARUNG seni bela diri campuran (MMA), Islam Makhachev tengah bersiap menghadapi pertahanan gelar kelas welter di UFC 330 pada Minggu (16/8/2026) pagi WIB. Di tengah persiapannya, petarung asal Rusia tersebut justru membagikan kabar mengejutkan mengenai masa depannya, yang mana ia tertarik untuk mencoba duel tinju melawan sang megabintang UFC, Conor McGregor.
Menjelang penampilannya di UFC 330 melawan Ian Garry, Makhachev mengonfirmasi bahwa dirinya sempat terlibat dalam pembicaraan serius terkait wacana duel tinju melawan McGregor. Padahal saat ini ia tengah sibuk berupaya mempertahankan sabuk juara kelas welternya dari tantangan berat Ian Garry.
Dikenal sebagai salah satu petarung MMA terhebat sepanjang masa, Makhachev saat ini telah mengantongi 17 kemenangan dari 18 laga di bawah promosi UFC sejak debutnya pada tahun 2015 silam. Nantinya, kemenangan atas Machado Garry tidak hanya akan mempertahankan sabuk juaranya, tetapi juga membawanya mencetak sejarah baru di kancah pertarungan dunia.
Makhachev berpeluang mencatatkan kemenangan beruntun ke-16 di UFC! Catatan itu merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang akan melampaui rekor legendaris Anderson Silva yang telah bertahan selama 13 tahun terakhir.
Meski begitu, di usia yang menginjak 34 tahun, sang juara menyadari bahwa waktu kariernya sebagai petarung profesional tidak akan berlangsung lama lagi. Karenanya, ia menekankan pentingnya bertarung sesering mungkin sebelum pensiun.
"Saya sudah tidak muda lagi. Sekarang, lebih baik bagi saya untuk bertarung setiap tiga hingga empat bulan sekali,” ungkap Makhachev, melansir dari Sportbible, Minggu (16/8/2026).
Selain fokus penuh menghadapi ujian akhir pekan ini, Makhachev ternyata menyimpan ambisi besar di luar arena MMA. Ia ingin mewujudkan mega-duel tinju melawan ikon tarung asal Irlandia, Conor McGregor.
Peluang tersebut terbuka setelah Makhachev mendiskusikannya langsung dengan pihak terkait, termasuk bos besar UFC, Dana White.
“Petarungan kami (melawan McGregor) masih sangat mungkin terjadi. Ada kisah baru yang ingin kuceritakan bersamanya,” sambung Makhachev.