Dalam pidatonya yang penuh makna, rider asal Spanyol itu memuji karakter luar biasa yang ditunjukkan oleh Bagnaia selama mereka berdampingan di dalam tim. Kata-kata pujian ini sekaligus menegaskan betapa solidnya fondasi kebersamaan yang telah mereka bangun dalam semusim terakhir.
"Tentu saja, Pecco menunjukkan kepada saya cara mengatasi (motor) Ducati. Saya menemukan motor yang sangat bagus, tetapi yang lebih penting, rekan setim yang jauh lebih baik. Persatuan adalah kekuatan, dan dengan persatuan Anda bisa melakukan apa saja,” ucap Marquez, dikutip dari Crash, Kamis (30/7/2026).
Perjalanan karier keduanya dipastikan akan mengambil jalur yang berbeda setelah musim ini berakhir. Bagnaia memilih untuk menerima tantangan baru dengan bergabung bersama skuad pabrikan Aprilia untuk durasi kontrak selama empat tahun ke depan.
Sementara itu, kursi kosong yang ditinggalkan Bagnaia di garasi Ducati akan segera diisi oleh talenta muda berbakat asal KTM, Pedro Acosta. Di sisi lain, persaingan di lintasan musim ini masih berjalan sengit, di mana Marquez terus memanaskan perebutan gelar juara dunia sementara Bagnaia tetap mengintai dari papan atas klasemen.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.