Tapi, Lorenzo gagal melakukannya dengan baik. Por Fuera mengaku Rossi memiliki keuntungan berupa tangan dan fisik yang lebih besar darinya sehingga mudah saja menjangkau rem sembari memainkan gas.
“Ketika saya mencobanya, saya melihat itu tidak mungkin dilakukan (oleh saya) dari segi fisik karena dia memiliki tangan yang lebih besar, jadi dia lebih mudah menjangkau tuas rem,” terang Lorenzo.
“Jadi, saya selalu harus menutup gas lebih dulu, lalu mengerem. Saya tidak bisa menguasai teknik itu tetapi bisa menguasai teknik lain,” tandasnya.
Itulah kisah miris Jorge Lorenzo yang gagal jiplak teknik andalan Valentino Rossi di MotoGP. Pada akhirnya, juara dunia MotoGP tiga kali itu dikenal memiliki gaya balap yang halus dan mengedepankan presisi.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.