KISAH Taufik Hidayat selalu menarik untuk diulas. Sebab, legenda bulu tangkis Indonesia ini ternyata tak pernah juara All England.
Nama Taufik Hidayat harum di bulu tangkis. Tidak hanya melegenda di Indonesia, pria asal Jawa Barat tersebut dikenal hingga ke penjuru dunia.

Cukup banyak pebulu tangkis muda mengidolakan sosok Taufik Hidayat. Betapa tidak, selain berwajah tampan, ia punya deretan gelar mentereng sepanjang kariernya.
Taufik mencuri perhatian pada 24 Agustus 2000. Ketika itu, ia sukses merebut posisi teratas di ranking BWF tunggal putra. Padahal, usianya baru genap 19 tahun.
Hingga pensiun pada 16 Juni 2013, Taufik Hidayat memiliki rekor 413 kemenangan dan hanya menelan 138 kali kekalahan. Angka-angka itu semakin menegaskan kehebatannya.
Pemilik backhand smash fenomenal itu mengoleksi satu gelar juara dunia, dua emas Asian Games, tiga kali juara Asia, dan dua medali emas SEA Games. Tentu, titel paling spesial adalah medali emas Olimpiade Athena 2004.

Di level BWF Grand Prix dan Super Series, Taufik Hidayat total meraih 18 gelar juara. Beberapa turnamen bergengsi dimenanginya seperti Indonesia Open, Malaysia Open, hingga French Open.
Tapi, ada satu gelar bergengsi yang luput dari genggamannya. Taufik Hidayat ternyata tidak pernah merebut titel di All England! Prestasi terbaiknya hanyalah dua kali runner up pada 1999 dan 2000.
Walau begitu, Taufik Hidayat tak perlu risau. Ia melengkapi deretan gelarnya dengan membawa Tim Bulu Tangkis Indonesia dua kali juara Piala Thomas 2000 dan 2002!
Itulah kisah Taufik Hidayat, legenda bulu tangkis Indonesia yang tak pernah juara All England. Kariernya bisa dibilang meninggalkan setitik noda.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.