Ia bersaing di posisi lima besar. Dua pembalap di depannya mengalami insiden pada lap-lap awal. Kiandra Ramadhipa yang menunggangi NSF250RW bersaing di posisi podium. Terus bertahan untuk menjaga posisi podium. Sayangnya, petaka hadir saat lap akhir. Ramadhipa mengalami kontak dengan pembalap lain dan terjatuh. Ia pun bangkit, kembali mengaspal di arena balap, meski harus puas mengakhiri balapan di posisi ke-21.
“Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan. Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan perjuangan Kiandra Ramadhipa bersaing di putaran Jerez patut diapresiasi. Ia mampu menunjukan progress dalam race yang berbeda, meskipun hasil positif belum berpihak. Evaluasi tentu dilakukan bersama tim untuk kembali meraih prestasi yang mengharumkan bangsa.
“Ramadhipa mampu menunjukan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat satu hati, kami pun terus mendukungnya agar dapat terus bersaing dengan optimal dan semakin melesat pada putaran berikutnya,” ujar Andy Wijaya.
Moto3 Junior 2026 kembali berlanjut tiga pekan mendatang sebelum memasuki libur musim panas. Putaran keempat musim ini akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24-26 Juli 2026.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.