Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Senggolan Horor di Tikungan Terakhir MotoGP Catalunya 2026, Ai Ogura Akui Lakukan Aksi Bodoh ke Pedro Acosta!

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |13:50 WIB
Senggolan Horor di Tikungan Terakhir MotoGP Catalunya 2026, Ai Ogura Akui Lakukan Aksi Bodoh ke Pedro Acosta!
Pembalap Tim Trackhouse Aprilia, Ai Ogura. (Foto: Instagram/aiogura79)
A
A
A

MONTMELO – Pembalap Tim Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, secara jantan menerima tanggung jawab penuh atas insiden tabrakan kontroversial pada lap terakhir MotoGP Catalunya 2026. Momentum kebangkitan luar biasa yang ditunjukkan pembalap asal Jepang tersebut harus ternoda oleh hukuman penalti akibat aksi agresifnya di tikungan pamungkas yang menyenggol Pedro Acosta (Red Bull KTM) hingga gagal finis.

Balapan utama di Barcelona pada 17 Mei 2026 kemarin berjalan sangat tidak biasa dan penuh drama. Memulai jalannya balapan dari posisi ke-11 saat sesi restart, Ogura langsung tampil menggebrak dengan mengamankan lima posisi sekaligus di lap pembuka.

Ogura sempat terlibat duel sengit dengan Fermin Aldeguer sebelum akhirnya sukses melewati dua mantan juara dunia MotoGP, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia, demi memburu kelompok pembalap di zona depan. Namun, performa impresif tersebut hancur berantakan akibat keputusan gegabah di detik-detik akhir balapan.

1. Petaka Tikungan Terakhir

Pada saat bersamaan, Pedro Acosta yang menunggangi KTM memang sedang mengalami kesulitan mempertahankan kecepatannya di lap-lap akhir. Setelah posisinya sebagai pemimpin balapan direbut oleh Fabio Di Giannantonio, Acosta kembali melorot setelah disalip oleh Joan Mir dan Fermin Aldeguer tepat di lap penentu.

Ai Ogura bikin Pedro Acosta jatuh di MotoGP Catalunya 2026 gpracingindonesia
Ai Ogura bikin Pedro Acosta jatuh di MotoGP Catalunya 2026 gpracingindonesia

Melihat adanya celah di tikungan terakhir, Ogura mencoba melakukan manuver yang sangat ambisius untuk merebut posisi keempat. Sayangnya, kalkulasi yang tidak tepat membuat motor Ogura menyenggol Acosta hingga pembalap Spanyol tersebut terjatuh dan tersingkir dari balapan.

Akibat manuver berbahaya tersebut, pengawas balapan menjatuhkan hukuman penalti tiga detik pasca-balapan kepada Ogura. Sanksi ini awalnya melempar posisi finis Ogura dari urutan keempat ke peringkat sembilan, sebelum akhirnya naik ke posisi delapan setelah beberapa pembalap lain terkena penalti tekanan ban.

 

2. Penyesalan Mendalam

Usai balapan yang menguras emosi tersebut, Ai Ogura tidak mencari-cari alasan dan langsung mengakui kesalahan fatalnya yang telah merugikan pembalap lain.

“Ini hari Minggu yang aneh dengan tiga kali start. Kami memiliki kecepatan yang bagus dan menjelang akhir balapan kami mampu mengejar beberapa pembalap di depan,” jelas Ogura, melansir dari Crash, Selasa (19/5/2026).

Ai Ogura. (Foto: Instagram/trackhousemotogp)
Ai Ogura. (Foto: Instagram/trackhousemotogp)

“Namun, lap terakhir di tikungan terakhir adalah kesalahan bodoh saya. Saya seharusnya tidak melakukan manuver tersebut. Pada akhirnya, saya membuat satu pembalap tersingkir dan menempatkan diri saya sendiri di posisi kesembilan. Jadi, hal itu sama sekali tidak bagus,” imbuhnya.

Di sisi lain, garasi Trackhouse Aprilia juga diwarnai insiden berbeda setelah rekan setim Ogura, Raul Fernandez, terlibat benturan dengan sesama penunggang Aprilia, Jorge Martin, di lap pembuka. Namun, dalam insiden terpisah tersebut, Fernandez dinyatakan bebas dari hukuman penalti.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement