TIM satelit Tech3 saat ini berada di persimpangan jalan besar menuju era baru regulasi 850cc pada MotoGP 2027. Di bawah kepemilikan baru yang dipimpin oleh mantan bos tim Haas F1, Guenther Steiner, tim asal Prancis ini tengah menimbang opsi manufaktur yang akan mereka gunakan, yang secara langsung berdampak pada bursa transfer pembalap mereka.
Meskipun selama ini Tech3 identik dengan KTM, spekulasi mengenai kepindahan ke Honda semakin menguat. Honda dikabarkan berambisi memperluas jangkauan mereka di grid menjadi enam motor mulai tahun depan.
Setelah Gresini Racing memutuskan untuk tetap bersama Ducati, Tech3 kini muncul sebagai kandidat terkuat bagi pabrikan Jepang tersebut.
Manajer Tim Tech3, Nicolas Goyon, mengakui ketidakpastian mengenai motor apa yang akan digunakan pada 2027 menjadi penghambat utama dalam negosiasi dengan para pembalap. Menurutnya, berbicara mengenai kontrak tanpa kepastian teknis adalah hal yang sia-sia.
“Ketika kita berbicara tentang tahun 2027, masalah besar tetaplah keputusan tentang pabrikan mana yang akan kita lanjutkan. Penandatanganan kontrak pembalap juga bergantung pada hal ini,” ungkap Goyon, mengutip dari Speedweek, Kamis (7/5/2026).
“Saya telah berbicara dengan beberapa pembalap. Kita tahu, meskipun semuanya tidak resmi, pembalap mana yang akan tersedia tahun depan,” tambahnya.
“Beberapa manajer telah menyatakan minat mereka untuk balapan bersama kami. Tetapi mengadakan pembicaraan konkret tanpa mengetahui pabrikan mana yang akan bekerja sama dengan Tech3 adalah sia-sia,” lanjut Goyon.
Selain urusan mesin, Tech3 juga tengah menggodok komposisi ideal untuk susunan pembalap mereka. Goyon memberikan sinyal bahwa timnya tertarik pada talenta dari Moto2, terutama karena adaptasi mereka terhadap ban Pirelli yang akan digunakan di MotoGP tahun depan.
Namun, Tech3 bersikap sangat hati-hati agar tidak mengulang kegagalan musim 2022. Belajar dari masa sulit saat menduetkan dua rookie sekaligus, Remy Gardner dan Raul Fernandez, Goyon lebih memilih kombinasi antara jam terbang dan bakat muda.
"Menurut saya, dalam situasi saat ini, akan sangat baik bagi Tech3 untuk memulai dengan satu pembalap MotoGP berpengalaman dan satu pembalap pendatang baru," imbuh Goyon.
Hal ini mengisyaratkan bahwa duet saat ini, Enea Bastianini dan Maverick Vinales, kemungkinan besar akan berubah total pada 2027 mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.