PENDATANG baru di MotoGP 2026, Diogo Moreira, merasa ajang tersebut sangat berbeda dengan orang-orang lain. Bahkan, butuh kegilaan tersendiri untuk balapan di kelas premier!
Moreira promosi ke MotoGP usai jadi juara dunia Moto2 2025. Ia direkrut oleh HRC (Honda Racing Corporation) dan ditempatkan di tim satelit LCR Honda bersama dengan Johann Zarco.
Tentu saja, adaptasi Moreira tidak mudah di MotoGP. Pria asal Brasil itu mengaku untuk balapan motor di kelas teratas tersebut butuh sedikit kegilaan.
“MotoGP adalah dunia yang berbeda dibandingkan bermain sepakbola atau basket. Sulit untuk dibandingkan. Ada banyak adrenalin tapi itu adalah perasaan terhebat di dunia, buat saya,” papar Moreira, dinukil dari Crash, Selasa (8/4/2026).
“Pertama kali saya ada di lintasan dengan motor MotoGP, perasaan dan emosi saya sulit dikendalikan. Tubuh dan pikiran saya tidak siap dengan kecepatannya,” imbuh pembalap bernomor motor 11 itu.
“Kami harus jadi gila karena jika tidak, kami tidak bisa (melaju) 340 km/jam di trek lurus, setiap putaran, dengan kecepatan yang sama,” tukas pria berusia 21 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Moreira menegaskan, untuk jadi pembalap motor haruslah memiliki gairah dan bakat. Ia pun senang karena pada akhirnya bisa mewujudkan impian masa kecil.
“Anda harus terus mendorong, dan ketika kami terjatuh, kami harus melupakannya, dan melaju lagi. Saya bisa bilang kami adalah orang-orang yang sangat gila,” tegas Moreira.
“Anda harus punya bakat, dan lebih dari itu, gairah untuk olahraga ini. Sepanjang hidup saya, saya bermimpi untuk ada di sini, dan pada akhirnya kami jadi pembalap MotoGP,” tandasnya.
Moreira cukup mampu membuktikan diri dengan selalu finis di posisi 13 dari tiga seri perdana dengan koleksi 9 poin. Terdekat, ia akan tampil di MotoGP Spanyol 2026 pada 24-26 April.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.