Banyak pengamat menilai Antonelli sedang berada di atas angin dengan momentum kemenangan yang kuat. Namun, Russell memiliki sudut pandang berbeda.
Adanya jeda balap selama satu bulan penuh di April (akibat situasi geopolitik di Timur Tengah) dianggap sebagai pemutus momentum alami yang akan meratakan kembali persaingan. Russell yakin jika bukan karena masalah di kualifikasi China dan waktu Safety Car di Jepang, ia seharusnya bisa berdiri di podium tertinggi.
Dengan jeda empat minggu sebelum seri berikutnya, yakni F1 GP Miami 2026, Russell melihat ini sebagai kesempatan untuk melakukan penyetelan ulang alias reset secara total.
"Tidak ada kekhawatiran soal momentum, karena dengan jeda empat minggu ini, tidak akan ada momentum yang terbawa ke balapan selanjutnya," sambung Russell.
"Satu lap saja berbeda hari ini, kemenangan itu pasti akan ada di pihak saya. Saya tahu saya memiliki apa yang diperlukan untuk bangkit kembali. Kami akan melakukan reset dan mulai lagi dari awal di balapan berikutnya,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.