PENGAMAT MotoGP, Carlo Pernat, kesal melihat penurunan prestasi Ducati Corse di musim ini. Ia mendesak agar pabrikan asal Italia itu segera mendukung Marc Marquez dan memperbaiki motornya.
Tiga seri awal MotoGP 2026 menjadi mimpi buruk bagi Ducati. Enam pembalapnya tidak ada yang mampu meraih kemenangan. Bahkan, mereka hanya sanggup meraih satu kali podium.
Hasil itu dicatatkan oleh Fabio Di Giannantonio di MotoGP Brasil 2026 usai finis ketiga. Sementara, sang bintang Ducati Lenovo, Marc Marquez, sama sekali belum naik ke podium dari tiga seri yang sudah digelar.
Di saat bersamaan, Ducati justru jadi bulan-bulanan Aprilia Racing yang merebut tiga kemenangan di tiga seri tersebut lewat Marco Bezzecchi. Motor RS-GP pun terlihat lebih unggul dari Desmosedici GP26.
Pernat mengatakan, masalah terbesar Ducati saat ini adalah Marquez belum dalam kondisi yang 100%. Hasil buruk ini jelas tidak bisa dihindari.
“Masalah terbesar: bintangnya, Marc Marquez. Pembalap terkuat tetapi sangat jelas mengalami masalah fisik. Anda bisa melihatnya, dia memegangi bahu di grid. Kombinasikan itu dengan motor yang sulit (dikendarai), hasil buruk tidak bisa dihindari,” urai Pernat, dinukil dari Motosan, Rabu (1/4/2026).