Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Peraih Medali Emas Olimpiade Hendra Setiawan, Ternyata 2 Kali Mundur dari Pelatnas PBSI

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2026 |19:52 WIB
Kisah Peraih Medali Emas Olimpiade Hendra Setiawan, Ternyata 2 Kali Mundur dari Pelatnas PBSI
Mantan pebulutangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
A
A
A

PERJALANAN karier Hendra Setiawan di dunia bulu tangkis begitu panjang, bahkan ia pernah dua kali mundur dari Pelatnas PBSI. Berbagai alasan menjadi penyebab Hendra beberapa kali mundur dari Pelatnas Cipayung, namun satu hal yang pasti ia tetap maksimal ketika membela Indonesia di turnamen internasional.

1. Perjalanan di Pelatnas

Hendra memulai langkahnya di Pelatnas pada tahun 2002. Berpasangan dengan almarhum Markis Kido, ia menjelma menjadi kekuatan menakutkan yang mendominasi podium dunia.

Puncaknya, Kido/Hendra berhasil meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan sempat mengukuhkan diri sebagai peringkat satu dunia pada September 2007. Namun, setahun setelah kejayaan di Beijing, tepatnya pada 2009, Hendra mengikuti jejak Kido untuk mundur dari Pelatnas dan menjajal jalur profesional.

Meski berstatus pemain independen, duet Hendra/Kido tetap tajam dengan raihan emas Asian Games 2010. Titik balik terjadi pada 2012 ketika Hendra menerima pinangan PBSI untuk kembali bergabung ke Pelatnas.

Markis Kido/Hendra Setiawan (badmintonindonesia.org)
Markis Kido/Hendra Setiawan (badmintonindonesia.org)

Keputusan ini menjadi awal mula lahirnya duet legendaris bersama Mohammad Ahsan. Pasangan ini hanya butuh waktu setahun untuk meroket ke peringkat satu dunia pada November 2013, serta mengoleksi berbagai gelar bergengsi lainnya.

Dinamika kembali berlanjut pada 2016, di mana Hendra memilih untuk kedua kalinya keluar dari Pelatnas demi kembali menjadi pemain profesional. Di masa transisi ini, ia sempat berpasangan dengan rival lamanya asal Malaysia, Tan Boon Heong.

Sayangnya, kolaborasi lintas negara tersebut tidak membuahkan hasil semanis saat ia bermain di bawah bendera Indonesia. Kerinduan akan atmosfer kompetisi papan atas akhirnya membawa Hendra kembali bersatu dengan Ahsan pada 2018.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement