Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Frustrasi di MotoGP Amerika Serikat 2026, Fabio Quartararo Sebut Yamaha Kehilangan Arah

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2026 |21:52 WIB
Frustrasi di MotoGP Amerika Serikat 2026, Fabio Quartararo Sebut Yamaha Kehilangan Arah
Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. (Foto: Instagram/fabioquartararo20)
A
A
A

AUSTIN – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, tak lagi mampu membendung kekecewaannya setelah hasil buruk yang diraih pada MotoGP Amerika Serikat 2026. Pembalap asal Prancis tersebut melayangkan kritik pedas kepada timnya, menyatakan Yamaha seolah buta arah dan tidak memahami cara membenahi berbagai persoalan teknis pada motor bermesin V4 andalan mereka.

Hingga saat ini, Yamaha tampak masih terjebak dalam lubang keterpurukan yang dalam. Pabrikan berlogo garpu tala tersebut menunjukkan performa yang sangat mengecewakan dalam tiga seri pembuka musim MotoGP 2026, tanpa tanda-tanda kebangkitan yang berarti.

Ironisnya, belum ada satu pun pembalap Yamaha yang mampu menembus posisi 10 besar dalam balapan utama musim ini. Quartararo bahkan harus menerima kenyataan pahit setelah hanya mampu menyentuh garis finis di urutan ke-17 pada balapan terbaru yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA) tersebut.

Hasil buruk yang beruntun ini menempatkan pembalap berjuluk El Diablo itu di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi hanya enam poin. Kondisi di klasemen konstruktor pun tak kalah memprihatinkan, di mana Yamaha baru berhasil mengumpulkan total sembilan poin.

Fabio Quartararo
Fabio Quartararo

1. Eksperimen yang Berujung Sia-Sia

Kesabaran Quartararo tampaknya telah mencapai titik nadir. Juara dunia 2021 itu mengaku sangat terpukul dengan buruknya performa motor Yamaha di MotoGP Amerika Serikat 2026, padahal dirinya mengeklaim telah mengerahkan segala kemampuan untuk mendongkrak posisi di lintasan.

“Sejujurnya, saya rasa tidak ada yang bisa diambil dari balapan seperti ini. Kami menjalani hari Minggu yang sangat buruk; motor banyak berubah,” kata Quartararo, dilansir dari Crash, Selasa (31/3/2026).

“Saya mencoba melakukan hal berbeda, bereksperimen saat balapan, karena pada akhirnya kami sudah tertinggal jauh sehingga saya bisa mencoba beberapa hal kecil, tetapi jelas itu tidak berhasil,” tambahnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement