Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Veda Ega Pratama Beberkan Penyebab Gagal Finis di Moto3 Amerika Serikat 2026

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2026 |01:03 WIB
Veda Ega Pratama Beberkan Penyebab Gagal Finis di Moto3 Amerika Serikat 2026
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di Moto3 2026. (Foto: Instagram/veda_54)
A
A
A

AUSTIN – Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, kecewa karena tampil terlalu agresif hingga membuat dirinya gagal finis di Moto3 Amerika Serikat 2026. Meski harus menelan pil pahit, rider muda Indonesia ini berkomitmen menjadikan kegagalan tersebut sebagai batu loncatan untuk tampil lebih maksimal di seri berikutnya.

Veda mengalami nasib kurang beruntung dalam balapan yang digelar di Circuit of the Americas (COTA), Senin 30 Maret 2026 dini hari WIB. Sejatinya, ia memiliki modal besar untuk meraih hasil positif setelah berhasil mengamankan posisi start keempat di barisan depan.

Walaupun sempat melorot ke urutan delapan pada awal lomba, Veda perlahan mampu memperbaiki posisinya ke urutan enam dan menempel ketat grup papan atas. Namun sayangnya, petaka terjadi pada lap keempat ketika ia mengalami kecelakaan yang memaksa dirinya menyudahi balapan lebih awal.

1. Analisis Situasi di Lintasan

“Balapan hari ini cukup sulit bagi saya karena sejak awal banyak pertarungan agresif di grup, sehingga tidak mudah mengontrol situasi. Namun setelah itu saya mulai menemukan ritme, menyalip beberapa pebalap, dan mulai mendekati grup depan,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Selasa (31/3/2026).

Veda Ega Pratama tampil di Moto3 Brasil 2026 (Foto: Honda Racing)
Veda Ega Pratama tampil di Moto3 Brasil 2026 (Foto: Honda Racing)

Pada momen krusial tersebut, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini mengaku sebenarnya sudah menemukan ritme balap terbaiknya. Sialnya, kesalahan teknis terjadi saat motornya mengalami selip ban di sektor 2 lintasan COTA yang menantang.

“Saat itu saya merasa sangat nyaman dengan motor dan percaya diri bisa bertahan di sana serta bersaing. Sayangnya, saya melakukan kesalahan yang mengakhiri balapan. Saya sedikit melebar, lalu membuka gas terlalu agresif saat motor masih miring, sehingga kehilangan kendali,” tambahnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement