RUICHANG – Pasukan bulu tangkis Indonesia berhasil mengamankan tiga tempat di babak semifinal Ruichang China Masters 2026. Dari enam wakil yang bertarung di perempatfinal, duet senior Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari menjadi salah satu tumpuan yang sukses menjaga asa juara di turnamen level Super 100 tersebut.
Rangkaian pertandingan babak delapan besar yang digelar di Ruichang pada Jumat (13/3/2026) sore WIB, menyajikan perjuangan sengit para punggawa Merah Putih. Meski beberapa wakil harus terhenti, keberhasilan tiga sektor lainnya membuktikan ketangguhan mental atlet Indonesia di markas lawan.
Salah satunya adalah Apriyani/Lanny yang menyandang status favorit di turnamen ini. Pada laga perempat final, mereka tampil sangat dominan saat berhadapan dengan wakil Taiwan, Hsieh Mi Yen/Yu Chien Hui.
Apriyani/Lanny menunjukkan kelasnya dengan kemenangan dua gim langsung lewat skor 21-9 dan 21-17. Di babak semifinal besok, pasangan unggulan ketujuh ini sudah ditunggu oleh wakil tuan rumah, Liao Li Xi/Shen Shi Yao.
Hasil manis juga diraih oleh tunggal putri masa depan Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Secara mengejutkan, Dhinda mampu memulangkan unggulan pertama asal Taiwan, Tung Ciou-Tong, melalui permainan taktis yang berakhir dengan skor 21-10 dan 22-20.
Kemenangan impresif lainnya datang dari sektor tunggal putra melalui Prahdiska Bagas Shujiwo. Sang unggulan utama tersebut tampil tanpa celah saat mengandaskan perlawanan wakil Korea Selatan, Choi Ji Hoon, dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-11.
Menariknya, langkah Bagas di turnamen ini terasa lebih ringan karena ia sudah dipastikan melenggang ke babak final. Hal ini terjadi setelah calon lawannya di semifinal, Park Sang Yong dari Korea Selatan, memutuskan untuk mengundurkan diri (walkover).
Pada babak semifinal nanti, Dhinda akan menghadapi ujian berat melawan wakil China, Xu Wen Jing. Perjuangan Dhinda diharapkan mampu mengikuti jejak Bagas yang sudah lebih dulu mengamankan posisi di partai puncak.
Sayangnya, keberhasilan tiga wakil di atas tidak diikuti oleh rekan-rekan lainnya. Muhamad Yusuf harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Sun Chao, setelah bertarung ketat dalam dua gim yang berakhir dengan skor kembar 19-21 dan 19-21.
Nasib serupa dialami Mutiara Ayu Puspitasari yang harus merelakan tiket semifinal kepada wakil Thailand, Tonrug Saeheng. Mutiara kalah dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 16-21.
Sektor ganda putri lainnya, Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani, juga dipaksa menyerah lewat duel rubber game. Mereka kalah dari pasangan kombinasi Australia/Kanada, Gronya Somerville/Josephine Wu, dengan skor 12-21, 21-13, dan 17-21.
Dengan hasil ini, Indonesia menyisakan harapan pada tiga wakil yang akan bertarung di babak empat besar. Mari kita dukung terus perjuangan atlet tanah air untuk meraih gelar tertinggi di China.
Berikut hasil lengkap perempatfinal Ruichang China Masters 2026:
Muhamad Yusuf [Indonesia] vs Sun Chao [China]: 19-21, 19-21
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi [Indonesia] vs Tung Ciou-Tong [1/Chinese Taipei]: 21-10, 22-20
Prahdiska B Shujiwo [1/Indonesia] vs Choi Jihoon [Korea Selatan]: 21-14, 21-11
Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari [7/Indonesia] vs Hsieh Mi Yen/Yu Chien Hui [Chinese Taipei]: 21-9, 21-17
Mutiara Ayu Puspitasari [6/Indonesia] vs Tonrug Saeheng [Thailand]: 13-21, 16-21
Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani [4/Indonesia] vs Gronya Somerville/Josephine Wu [Australia/Kanada]: 12-21, 21-13, 17-21
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.