GANDA campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mengungkap kunci sukses melenggang ke babak 16 besar Swiss Open 2026. Indah Cahya Sari Jamil mengaku, kemenangan 21-18 dan 21-14 atas sang rekan senegara, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, efek sudah paham kekuatan dan kelemahan sang lawan.
Pertemuan kedua pasangan itu tersaji di babak 32 besar Swiss Open 2026. Laga tersebut berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss pada Rabu 11 Maret 2026.

"Kami kan di latihan sudah sering ketemu jadi sudah sama-sama tahu. Mungkin pertandingan tadi siapa yang lebih siap dia yang menang," kata Indah Cahya Sari Jamil dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Kamis (12/3/2026).
Meski begitu, Indah Cahya Sari Jamil mengatakan belum puas dengan kemenangan tersebut. Ia dan Adnan akan berupaya menjaga konsistensi penampilan di ajang level Super 300 ini.
"Ini turnamen pertama setelah juara di Thailand, pastinya ada semangat yang baru lagi. Kami mau konsisten karena kami tahu mempertahankan itu lebih berat daripada menggapai," kata tunangan dari Leo Rolly Carnando ini.
Sementara itu, Adnan Maulana mengatakan akan berbenah diri untuk babak 16 besar Swiss Open 2026. Mereka ingin mengeluarkan performa terbaik demi gelar juara di akhir turnamen.
"Di game pertama kami bermain terburu-buru, banyak buang poin dari sana. Di game kedua kami mencoba lebih tenang dan bisa mengontrol pertandingan," ujarnya.

"Untuk besok (hari ini) belum tahu lawannya (Yang/Hu vs Smith/Gai), Kami mau nonton pertandingan mereka dulu," sambung Adnan.
Di babak 16 besar Swiss Open 2026 yang berlangsung hari ini, Adnan/Indah akan menantang wakil Taiwan, Yang Po-hsuan/ Hu Ling-fang. Di atas kertas, Adnan/Indah dijagokan meraih kemenangan.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.