BURIRAM – Pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin secara mengejutkan finis keempat di balapan pembuka MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada Minggu 1 Maret 2026. Martin pun kaget dan menilai MotoGP Thailand 2026 seperti sebuah keajaiban mengingat ia memulai pramusim dengan kondisi masih cedera.
Ya, siapa sangka pembalap yang baru saja finis di posisi keempat MotoGP Thailand, Jorge Martin, sempat berada di titik terendah dalam hidupnya hanya dua bulan sebelum balapan dimulai. Mantan juara dunia yang kini membela Aprilia tersebut mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa cedera musim dinginnya begitu parah hingga ia tidak mampu melakukan aktivitas dasar manusia.
“Balapan yang sangat bagus, saya senang dan bangga dengan persiapan musim dingin saya. Dua bulan lalu, saya bahkan tidak bisa makan! Dan sekarang saya di sini, dan berada di posisi ke-4 di kejuaraan. Jadi ini gila, luar biasa!” ungkap Martin kepada MotoGP, dilansir dari Crash, Rabu (4/3/2026).
Bahkan setelah menjalani operasi lanjutan pada pergelangan tangan dan tulang selangka akibat cedera tahun lalu, Martin terpaksa absen dari tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Kondisi ini membuatnya memulai musim 2026 dengan keterbatasan fisik dan kurangnya jam terbang di atas motor barunya, Aprilia RS-GP.
Minimnya persiapan tidak menyurutkan mentalitas The Martinator –julukan Martin. Tanpa mengikuti tes Sepang, Martin baru benar-benar merasakan potensi penuh motor Aprilia miliknya hanya seminggu sebelum balapan pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand.
Meski datang dengan kondisi fisik yang belum 100 persen pulih, Martin menunjukkan adaptasi yang luar biasa cepat. Memulai akhir pekan dengan posisi kedelapan saat tes di Thailand, kecepatan Martin terus membaik.
Martin sukses mengamankan posisi kelima saat kualifikasi dan Sprint Race, sebelum akhirnya mencapai puncak performanya dengan finis di urutan keempat pada balapan utama, pada Minggu 1 Maret 2026. Hasil ini menempatkannya di peringkat keempat klasemen sementara kejuaraan, sebuah pencapaian yang ia sebut sebagai sesuatu yang gila dan tidak dipercaya.