Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terhenti di Semifinal German Open, Amallia/Fadia Alihkan Fokus ke All England 2026

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Senin, 02 Maret 2026 |01:33 WIB
Terhenti di Semifinal German Open, Amallia/Fadia Alihkan Fokus ke All England 2026
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakhiri perjalanannya di semifinal German Open 2026 (Foto: PBSI)
A
A
A

MULHEIM AN DER RUHR Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakhiri perjalanannya di semifinal German Open 2026. Namun, mereka enggan larut dalam kesedihan. Fokus langsung dialihkan ke All England 2026.

Tiwi/Fadia gagal melangkah ke partai final usai kalah dari pasangan China, Li Ti Jing/Wang Yu Duo, lewat pertarungan tiga gim dengan skor 18-21, 21-8, dan 19-21. Pertandingan tersebut berlangsung di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, Jerman, Sabtu 28 Februari 2026 malam WIB.

1. Kesalahan Sendiri

Amallia Cahaya/Siti Fadia. (Foto: PBSI)

Tiwi mengungkapkan pada gim pertama sebenarnya mereka sudah menemukan pola permainannya. Tapi sayangnya, ia melakukan beberapa kesalahan sendiri yang berujung kekalahan. Kesalahan tersebut kembali terulang di gim penentuan. 

“Di gim pertama sebenarnya kami sudah sempat dapat pola permainan yang kami mau. Tapi sayang di poin-poin akhir saya cukup banyak melakukan unforced error. Di situ fokus saya sedikit menurun,” kata Tiwi dalam keterangan PBSI, Senin (2/3/2026).  

“Masuk gim kedua kami coba ubah pola dan itu cukup berhasil. Di gim ketiga sebenarnya juga sudah mencoba, tapi di poin-poin akhir saya malah jadi terlalu hati-hati. Padahal harusnya lebih berani ambil keputusan,” sambungnya. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Fadia. Ia menyebut bermain cukup hati-hati justru membuat permainan mereka menjadi tidak lepas. 

“Kalau dari saya kurang lebih sama seperti Tiwi. Di set pertama dan ketiga, terutama di akhir-akhir gim, kami terlalu hati-hati dan seperti takut melakukan kesalahan. Akhirnya justru jadi tidak lepas,” terang Fadia. 

 

2. Evaluasi Jelang All England 2026

Amallia Cahaya/Siti Fadia. (Foto: PBSI)

Meski demikian, Tiwi/Fadia menjadikan pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi menuju All England 2026. Ganda putri Pelatnas PBSI Cipayung tersebut akan meningkatkan fokus permainannya agar bisa meraih hasil positif di Utilita Arena, Birmingham, Inggris.  

“Evaluasinya jelas kami harus lebih fokus di poin-poin akhir. Terutama antisipasi bola-bola tanggung atau setengah-setengah, itu harus lebih siap lagi ke depannya,” ujar Tiwi. 

“Untuk persiapan menuju All England, yang pertama tentu recovery kondisi dulu karena habis main semifinal. Kalau ada kesempatan latihan, kami tetap mau latihan supaya lebih siap. Pastinya kami ingin memberikan yang terbaik di All England nanti,” pungkas Fadia.

All England 2026 akan berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada 3-8 Maret. Tiwi/Fadia akan memulai perjuangannya di babak pertama dengan melawan Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan dari Taiwan. 

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement