Hingga hari pertama tes di Buriram, Acosta memang belum melakukan time attack atau pengejaran waktu tercepat, yang membuatnya terdampar di posisi ke-14. Ia lebih memilih fokus pada ritme balap dan ketahanan komponen motor.
"Besok kami akan melakukan simulasi balapan penuh. Itulah saat di mana kebenaran akan terungkap," imbuh Acosta.
Bagi pembalap yang kini memasuki tahun ketiganya di kelas utama ini, data dari simulasi tersebut akan menjadi indikator apakah janji peningkatan dari KTM benar-benar bisa diterjemahkan menjadi trofi di seri pembuka nanti.
Dengan dominasi Ducati yang kian tak terbendung dan konsistensi Aprilia, Acosta menegaskan bahwa musim 2026 akan menjadi tahun yang sangat kompetitif sekaligus penuh kerja keras bagi seluruh kru KTM.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.