Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pebulu Tangkis Alwi Farhan, dari Ban Kapten Sepak Bola Solo Menuju Panggung Legendaris All England

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 19 Februari 2026 |04:01 WIB
Kisah Pebulu Tangkis Alwi Farhan, dari Ban Kapten Sepak Bola Solo Menuju Panggung Legendaris All England
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
A
A
A

Bagi Alwi, tampil di All England bukan sekadar partisipasi di turnamen Super 1000 keempatnya setelah Indonesia Open, China Open, dan Malaysia Open. Birmingham Arena adalah tempat impian yang sudah lama masuk dalam daftar keinginannya.

Alwi merasa sangat antusias untuk merasakan atmosfer unik turnamen tertua di dunia tersebut, termasuk tantangan bermain di atas karpet berwarna abu-abu yang ikonik sejak edisi 2024.

Alwi Farhan. (Foto: Andri Bagus/Okezone)
Alwi Farhan. (Foto: Andri Bagus/Okezone)

"Bermain di sana adalah mimpi yang sebentar lagi jadi kenyataan. Saya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap bisa juara di sana," ungkap Alwi di Pelatnas Cipayung pada awal Februari 2026.

Sebagai tunggal putra utama di Pelatnas Cipayung saat ini, mentalitas kapten yang ia miliki sejak kecil diharapkan mampu membantunya menaklukkan panggung paling bergengsi di dunia bulu tangkis tersebut.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement