Pembalap berusia 30 tahun itu mengungkapkan bahwa masa singkatnya bersama Honda tetap memberikan kesan yang positif secara profesional. Ia menegaskan kembali bahwa ia selalu memegang teguh prinsipnya dalam memilih proyek balap yang menawarkan dukungan teknis secara penuh dari pihak pabrikan.
"Saat itu, kami punya pilihan untuk bergabung dengan Gresini atau LCR Honda, dan saya memilih yang terakhir karena mereka menawarkan saya kontrak sebagai pembalap pabrikan," sambung Rins.
“Di Honda, mereka menawarkan saya kondisi yang sama seperti Marc Marquez dan Joan Mir. Ini bukan soal uang, tapi soal proyek dan dukungan pabrik,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)