Alih-alih menyerah pada keadaan, Melati memilih untuk membuka lembaran baru dengan berpisah dari tandem lamanya dan memulai perjalanan bersama Bobby Setyabudi, mantan pemain tunggal putra.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Memasuki tahun 2025, Melati menunjukkan bahwa kualitasnya belum pudar.
Bersama Bobby, Melati sukses meraih rentetan gelar di sirkuit International Challenge, mulai dari Singapura, Sri Lanka, hingga menyapu bersih dua gelar di Indonesia International Challenge. Transformasi ini membawa mereka menembus peringkat 33 dunia, membuktikan bahwa dedikasi yang tumbuh dari paksaan sang ayah kini telah menjadi api semangat yang tak kunjung padam untuk mengharumkan nama Nusantara.
(Rivan Nasri Rachman)