“Setelah mempertimbangkan apa yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan berikutnya, seperti lingkungan berlatih yang baik, saya memutuskan mengakhiri 10 tahun kebersamaan dengan pensiun (dari tim Jepang),” tukas Shida.

Usai berpisah dengan Matsuyama, Shida menggandeng Arisa Igarashi. Patut dinanti langkah apa yang akan diambilnya setelah menjadi pemain yang benar-benar bebas, bukan lagi terikat dengan klub dan tim nasional.
Shida sendiri masih punya ambisi untuk menjadi pemain nomor satu dunia terutama di ganda putri. Medali perunggu pada Olimpiade Paris 2024 belumlah cukup. Ia ingin menyepuhnya menjadi emas pada Los Angeles 2028.
Itulah kisah bidadari cantik Chiharu Shida, resmi mundur dari Timnas Bulu Tangkis Jepang demi emas Olimpiade Los Angeles 2028. Hanya waktu yang akan menjawab keputusan itu tepat atau tidak.
(Wikanto Arungbudoyo)