Sementara di nomor tunggal putra, langkah Alan Budikusuma juga rontok di semifinal. Bertemu unggulan pertama asal China, Yang Yang, Alan Budikusuma kalah 14-17 dan 8-15.
Di Asian Games 1994 Hiroshima, Alan Budikusuma tidak turun. Saat itu, PBSI mengirim Joko Supriyanto dan Hariyanto Arbi untuk turun di nomor tunggal putra. Hasilnya mereka bertemu di final dan Hariyanto Arbi keluar sebagai juara.

Selain di level individu, ada prestasi lain yang dicetak Alan Budikusuma bersama tim beregu bulu tangkis Indonesia. Ia membantu Indonesia juara setelah menang 4-1 atas China di partai puncak.
Setelah Olimpiade Atlanta 1996, Alan Budikusuma pensiun sebagai pebulu tangkis. Sekarang bersama sang istri Susy Susanti, Alan Budikusuma memiliki beberapa brand salah satunya Astec.
(Ramdani Bur)