Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wamenpora Taufik Hidayat Apresiasi Perjuangan Kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025

Cikal Bintang , Jurnalis-Rabu, 28 Januari 2026 |20:44 WIB
Wamenpora Taufik Hidayat Apresiasi Perjuangan Kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Wamenpora Taufik Hidayat apresiasi perjuangan kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025. (Foto: NPC Indonesia)
A
A
A

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan kontingen Indonesia yang tampil impresif pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, 21-26 Januari 2026. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI) Taufik Hidayat saat menyambut kedatangan para atlet dan ofisial Indonesia di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa 27 Januari 2026 malam WIB.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam penyambutan tersebut, di antaranya Deputi Chef de Mission (CdM) Teguh Subroto, Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, Wali Kota Solo Respati Ardi, serta Bupati Boyolali Agus Irawan.

Kontingen Indonesia finis runner-up di ASEAN Para Games 2025. (Foto: NPC Indonesia)
Kontingen Indonesia finis runner-up di ASEAN Para Games 2025. (Foto: NPC Indonesia)

1. Taufik Hidayat Bangga Lihat Perjuangan Atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025

Taufik Hidayat mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan kontingen Indonesia yang tiba dengan selamat dalam dua kloter berbeda. Rombongan pertama mendarat pada Selasa 27 Januari 2026 pukul 18.30 WIB, sementara kloter kedua tiba pada Rabu (28/1/2026) pukul 03.00 WIB.

Menurut Taufik Hidayat, prestasi yang diraih atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025 patut dibanggakan. Kontingen Merah Putih berhasil mengoleksi total 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, jauh melampaui target awal yakni 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu.

“Yang pasti, kami merasa bersyukur, karena atlet dan ofisial sudah tiba di Tanah Air dengan selamat. Kami mewakili pemerintah mengucapkan selamat atas raihan medali 135 emasnya,” kata Wamenpora Taufik Hidayat, dikutip pada Rabu (28/1/2026).

“Bagi yang mendapatkan medali perak dan perunggu, mereka tetap menjadi juara. Mereka tetap menjadi inspirasi kita. Dengan segala kekurangan, mereka tetap harus kita tiru semangatnya,” sambungnya.

 

2. Berlanjut ke Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028.

Chef de Mission (CdM) ASEAN Para Games 2025, Reda Manthovani, juga menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan atlet NPC Indonesia yang tampil konsisten sepanjang kejuaraan. Ia berharap semangat juang tersebut terus berlanjut hingga Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028.

"Saya bangga dengan capaian Atlet Para Games Indonesia di Asean Para Games Thailand 2025. Meskipun tuan rumah Tailan coba menjeggal dengan segala macam cara agar Indonesia tidak menjadi juara umum, tapi atlet-atlet kita bisa buktikan dengan meraih 135 medali emas dan berada di posisi kedua. Saya harap prestasi ini bisa terus berlanjut di level Asia maupun Dunia. Terima kasih perjuangan atlet Para Games Indonesia, mereka patriot Bangsa kita itu," ujar Reda.

Kontingen Indonesia tampil impresif di ASEAN Para Games 2025

Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa yang diraih kontingen Indonesia. Dia menilai dukungan penuh dari pemerintah menjadi faktor penting di balik keberhasilan melampaui target.

“Kami berangkat ke Thailand atas restu dari Bapak Presiden. Selain itu, Pak Menteri juga turut mendampingi kami saat bertanding di Thailand, memberi motivasi yang luar biasa sehingga kami bisa mendapatkan hal yang luar biasa,” kata Senny.

Salah satu atlet penyumbang medali terbanyak, Jendi Pangabean, turut mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali ke Tanah Air. Peraih tujuh medali emas dari cabang para renang itu mengaku rindu berkumpul kembali bersama keluarga.

“Saya merasa senang dan terharu karena bisa mendarat dengan selamat di Indonesia untuk berkumpul kembali bersama keluarga setelah mengikuti ajang ASEAN Para Games 2025,” kata atlet asal Muara Enim, Sumatera Selatan tersebut.

Jendi meraih lima medali emas dari nomor individu, yakni 50 meter gaya kupu-kupu putra S9, 100 meter gaya punggung putra S9, 100 meter gaya kupu-kupu putra S9, 100 meter gaya bebas putra S9, serta 200 meter gaya ganti perorangan putra SM9. Dua emas lainnya disumbangkan dari nomor beregu 4x100 meter gaya bebas relay S1–S10 dan 4x100 meter gaya campuran relay S1–S10.

Sejumlah cabang olahraga juga tampil menonjol dengan perolehan medali yang melampaui target. Para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan 44 medali emas, disusul para renang dengan 29 emas. Cabang para bulu tangkis meraih 12 emas, sementara para judo mencatatkan prestasi sempurna dengan menyapu bersih seluruh nomor dan mengoleksi tujuh emas.

Berdasarkan klasemen akhir, beberapa cabang olahraga Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum di ASEAN Para Games 2025, yakni para bulu tangkis (12 emas, 9 perak, 7 perunggu), para angkat berat (9 emas, 4 perak), para judo (7 emas, 3 perak, 1 perunggu), serta para panahan.

(Ramdani Bur)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement