Ketatnya privasi ini sempat terancam pada tahun 2024 ketika keluarga tersebut menjadi sasaran pemerasan setelah seorang penjaga keamanan mencuri ratusan foto, video pribadi, dan catatan medis Schumacher.
Pelaku mengancam akan mengunggah data sensitif tersebut ke dark web jika tidak dibayar sebesar 15 juta Euro atau sekira Rp252 miliar. Beruntung, tiga pria yang terlibat dalam plot tersebut berhasil ditangkap dan telah dijatuhi hukuman pada Februari 2024.
Hingga kini, Schumacher tetap memegang rekor sebagai salah satu pembalap tersukses sepanjang sejarah bersama Lewis Hamilton, dan semangat kesembuhannya terus menjadi perhatian dunia otomotif internasional.
(Rivan Nasri Rachman)