BANGKOK – Rangkaian babak kualifikasi Thailand Masters 2026 telah rampung digelar dengan hasil yang kurang menggembirakan bagi kontingen Merah Putih. Dari lima wakil yang berjuang memperebutkan tiket ke babak utama, hanya tunggal putri ,Thalita Ramadhani Wiryawan yang berhasil memastikan diri melaju ke babak 32 besar.
Turnamen yang masuk dalam kalender BWF World Tour Super 300 ini dihelat di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, mulai Selasa (27/1/2026). Perjuangan skuad muda Indonesia menemui jalan terjal saat harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara Asia dan Eropa.
Langkah impresif Thalita Ramadhani Wiryawan dimulai saat ia menyingkirkan wakil Spanyol, Clara Azurmendi. Lewat pertarungan tiga gim yang cukup dominan, Thalita menutup laga dengan skor 21-11, 13-21, dan 21-12.
Hasil positif tersebut mengantarkan Thalita ke fase penentuan untuk berhadapan dengan rekan senegaranya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Sebelumnya, Ni Kadek Dhinda melaju setelah menyisihkan wakil India, Shreya Lele, melalui drama rubber game dengan skor 21-12, 12-21, dan 21-15.
Dalam "derbi Merah Putih" tersebut, Thalita akhirnya mampu menaklukkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Kepastian tiket babak utama didapat Thalita setelah memenangi duel ketat dua gim langsung yang berakhir dengan poin 21-19 dan 21-16.
Sayangnya, keberhasilan Thalita tidak menular ke sektor lain. Tunggal putra Indonesia, Yohanes Saut Marcellyno, harus tersingkir lebih awal setelah takluk dari wakil Malaysia, Kok Jing Hong. Saut gagal membendung agresivitas lawan dan kalah dengan skor 21-18 serta 21-14.
Nasib serupa dialami pasangan ganda putra Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi. Mereka harus mengakui keunggulan wakil Malaysia lainnya, Lau Yi Sheng/Lim Tze Jian, dalam pertandingan yang sangat sengit. Kekalahan tipis ditelan ganda muda ini dengan catatan skor 20-22, 21-13, dan 21-23.
Melengkapi rekapitulasi hari ini, tunggal putri Mutiara Ayu Puspitasari juga gagal meraih hasil maksimal. Menghadapi wakil Korea Selatan, Kim Joo-eun, Mutiara sebenarnya sempat memberikan perlawanan di awal, namun akhirnya menyerah dengan poin 21-14, 15-21, dan 12-21.
(Rivan Nasri Rachman)