“Ketika saya memperpanjang kontrak untuk 2025 dan 2026, tujuan saya adalah membawa hasil-hasil bagus untuk Yamaha,” kata Quartararo, mengutip dari Crash, Selasa (27/1/2026).
“Tapi, untuk sekarang, saya ingin lebih peduli pada diri sendiri, pada masa depan saya sendiri, dan tujuan-tujuan saya,” tandas pria berusia 26 tahun tersebut.

Quartararo tampak menyesali kegagalan bergabung dengan Aprilia Racing yang meminatinya untuk MotoGP 2025. Apalagi, pabrikan asal Italia itu justru bisa bersaing dengan Ducati musim lalu.
Kini, bola ada di tangan Yamaha untuk memperlihatkan kepada sang pembalap apakah kuda besinya membaik di MotoGP 2026 atau tidak. Jika masih saja jeblok, bukan tidak mungkin Quartararo bakal berganti tim musim depan.
(Wikanto Arungbudoyo)