
Jonatan mengatakan sebagai atlet profesional memang harus bijak mengerti kondisi tubuh dengan padatnya turnamen. Hal itu agar perjalanan kariernya tidak terhalang cedera karena memaksakan keadaan.
"Pengalaman tahun lalu saat bertanding tiga turnamen beruntun cukup berpengaruh pada kondisi setelahnya jadi saya harus menghindari hal-hal seperti itu," aku Jonatan.
"Istirahat menjadi pilihan utama sekarang daripada memaksa melebihi kapasitas yang beresiko cedera," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)