TIM balap sepeda TSG memperkenalkan sejumlah wajah baru jelang musim 2026. Mereka siap kembali ke puncak Asia berbekal dukungan dari Indonesia.
Skuad balap yang didukung Polygon Indonesia itu menyegarkan skuad mereka dengan menambah beberapa pembalap untuk memperkuat tim secara keseluruhan. Tim asal Terengganu, Malaysia, itu belum puas meski sudah enam kali mendominasi peringkat tim UCI Asia.
“Tujuan utama kami, kembali ke puncak,” papar Danny Feng, TSG Advisor, dikutip Jumat (16/1/2026).

Mereka merekrut Zeb Kyffin (Inggris), pembalap yang meraih kemenangan pada etape 7 Tour de Langkawi 2025 (2.Pro). Lalu Pierre Barbier (Prancis), sprinter utama TSG, yang sebelumnya berlaga di UCI ProTeam Wagner Bazin WB, dengan dua kemenangan etape di Sharjah Tour 2024, juga didatangkan.
Tak hanya itu, TSG turut mendatangkan pesepeda muda. Mereka adalah Juan Pedro Lozano Navarro (Spanyol), yang bergabung sejak pertengahan 2025, dan Fergus Browning (Australia), pembalap yang menjuarai King of the Mountains Tour Down Under 2025, salah satu balapan bergengsi di Australia.
“Kami juga memberi kesempatan bagi pembalap muda berkembang dan unjuk kemampuan mereka. Pembalap kami kuat dan penuh potensi,” ujar Danny.
Selain itu, mereka turut mengembangkan talenta lokal. Mereka adalah Muhammad Haizam (Malaysia), rider muda dari TSG Cycling Academy yang tampil impresif di Tour of Oman 2025 dan membantu tim meraih posisi ketiga klasifikasi Tim Yellow River Estuary Race 2025, serta Muhammad Qayyim (Malaysia).
TSG juga menjaga pembalap berprestasi bersama tim tahun sebelumnya, seperti Adne van Engelen (Belanda), yang kini berbasis di Thailand. Vadim Pronskiy (Kazakhstan), sosok berpengalaman dengan enam tahun di Astana dan meraih pembalap asia terbaik di Tour of Hainan 2025 ikut dipertahankan.
Terakhir, Mathias Bregnhøj (Denmark) tetap akan memperkuat tim. Ia sukses mengamankan gelar klasifikasi umum dan beberapa kemenangan sprint pada Tour of Route Salvation 2025 di Turki.
Selaku pemimpin tim adalah Nur Amirull Fakhruddin (Malaysia). Ia merupakan kapten sekaligus tiga kali juara nasional jalan raya Malaysia, juara jalan raya SEA Games 2023, dan pemenang klasifikasi umum Tour de Siak 2019.

Dalam kesempatan itu, TSG ikut memperkenalkan sepeda Polygon Helios baru dengan warna oranye yang mencolok. Ini akan jadi senjata baru buat mereka.
CEO Polygon Bikes Steven Wijaya menyampaikan, mensponsori tim pro seperti TSG adalah sebuah investasi. Ia terkesan dengan cara mereka mengelola tim.
“Sejak 2022, kami sangat terkesan dengan cara TSG mengelola tim mereka dengan semangat dan kehangatan. Kemitraan ini merupakan langkah besar untuk menembus kompetisi tingkat tertinggi, sekaligus membina generasi baru pembalap Indonesia dan internasional,” jelas Steven.
“Kami sangat menghargai cara TSG memperlakukan semua pembalap seperti keluarga dan menghormati tiap perjalanan dan sejarah mereka. Hasilnya adalah warisan yang terus diturunkan,” pungkas Brand Marketing Polygon Bikes Veronica Vivin.
(Wikanto Arungbudoyo)