PEMBALAP Tim Pramac Yamaha, Jack Miller, baru-baru ini membagikan cerita kelam masa mudanya yang jarang diketahui publik. Di balik reputasinya sebagai salah satu pembalap paling berpengalaman di grid MotoGP, ternyata Miller pernah berurusan dengan kepolisian Spanyol saat usianya baru menginjak 15 tahun, tepat sebelum karier profesionalnya di Grand Prix dimulai.
Jauh sebelum Miller memenangkan empat balapan kelas premier, Miller adalah remaja yang penuh nyali. Dalam sebuah video resmi MotoGP, pembalap Australia ini mengenang momen saat ia ditangkap di Manresa, Spanyol, hanya karena mengendarai skuter tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM).
Pengalamannya di kantor polisi saat itu cukup membekas. Miller menceritakan ia harus menghabiskan waktu seharian di sana dan menjalani prosedur pemeriksaan fisik yang sangat ketat.
“Saya sudah pernah ditangkap sekali sebelumnya. Mengendarai skuter pada usia 15 tahun, tanpa SIM,” cerita Miller, dikutip dari Crash, Rabu (7/1/2026).
“Kemudian saya harus pergi ke (kantor polisi) di Manresa dan menghabiskan seharian di sana, dan menanggalkan semua pakaian saya agar mereka bisa memeriksa saya apakah membawa senjata,” tambahnya.
“Pengalaman di usia 15 tahun. Pengalaman hidup. Itulah yang dirindukan anak-anak zaman sekarang,” tutupnya.
Memasuki tahun 2026, Miller bukan lagi remaja ceroboh di atas skuter. Ia kini memegang peran vital dalam proyek ambisius Yamaha.