Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Miris Lee Young-suk, Rival Susy Susanti yang Ditampar Pelatih Sampai Menangis Gara-Gara Kalah dari Indonesia

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 25 Agustus 2025 |04:50 WIB
Kisah Miris Lee Young-suk, Rival Susy Susanti yang Ditampar Pelatih Sampai Menangis Gara-Gara Kalah dari Indonesia
Simak kisah miris Lee Young-suk yang ditampar pelatih gara-gara Susy Susanti (Foto: Instagram/@bulutangkisina)
A
A
A

KISAH miris Lee Young-suk menarik untuk diulas. Pebulu tangkis Korea Selatan ini sampai menangis di lapangan gara-gara kalah dari Susy Susanti di final Piala Sudirman 1989.

Ketika itu, Tim Bulu Tangkis Indonesia harus berhadapan dengan Tim Bulu Tangkis Korea Selatan di partai puncak. Young-suk merupakan andalan di tunggal putri sehingga harus berhadapan dengan Susy.

1. Di Atas Angin

Susy Susanti

Korea sesungguhnya di atas angin pada laga final edisi perdana Piala Sudirman tersebut. Mereka merebut dua laga pertama sehingga dalam kedudukan 2-0.

Park Joo-bong/Kim Moon-soo menang atas Eddy Hartono/Rudy Gunawan di ganda putra. Lalu, Verawaty Fajrin/Yanti Kusmiati kalah dari Hwang Hye-young/Chung So-young di ganda putri.

Tibalah giliran tunggal putri di partai ketiga. Young-suk mampu tampil baik dalam laga itu. Ia mengunci gim pertama dengan kemenangan 12-10 atas Susy.

Bahkan, di gim kedua, Young-suk bisa unggul telak 10-2. Namun, Susy tidak mau menyerah. Legenda bulu tangkis Indonesia itu tiba-tiba menggila dan membuat skor sama kuat 10-10.

 

2. Terkejut

Ilustrasi bulu tangkis Shutterstock

Gim kedua ditutup dengan kemenangan Susy 12-10 atas Young-suk. Situasi itu membuatnya terkejut. Tidak heran, penampilannya menurun drastis di gim ketiga alias penentuan.

Susy menang telak 11-0! Usai laga, Young-suk langsung dapat perlakuan tidak menyenangkan dari sang pelatih. Pipinya ditampar hingga sang pebulu tangkis menangis di lapangan.

Momen itu terus dikenang. Apalagi, Indonesia kemudian merebut dua kemenangan lewat Eddy Kurniawan (tunggal putra) dan Eddy Hartono/Verawaty Fajrin (ganda campuran) untuk berbalik menang 3-2!

Itulah kisah miris Lee Young-suk, rival Susy Susanti yang ditampar pelatih sampai menangis gara-gara kalah dari Indonesia. Semoga hal tersebut tidak terulang di masa depan.

(Wikanto Arungbudoyo)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement