Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tahu Marc Marquez Licik, Valentino Sarankan Francesco Bagnaia Hindari Hal Ini

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |08:44 WIB
Tahu Marc Marquez Licik, Valentino Sarankan Francesco Bagnaia Hindari Hal Ini
Francesco Bagnaia disarankan jangan terjebak trik Marc Marquez (Foto: Ducati Corse)
A
A
A

VALENTINO Rossi tahu betul Marc Marquez bakal menggunakan trik licik untuk mengalahkan Francesco Bagnaia. Maka, ia menyarankan sang murid agar tidak jatuh dalam jebakan pada MotoGP 2025.

Bagnaia dan Marquez akan menjadi rekan setim di Ducati Lenovo setidaknya hingga MotoGP 2026. Dinamika di garasi bakal menarik lantaran pria asal Italia itu adalah anak emas Rossi.

1. Persaingan

Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di Ducati Lenovo (Foto: X/@MotoGP)
Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di Ducati Lenovo (Foto: X/@MotoGP)

Apalagi, Bagnaia dan Marquez diprediksi akan bersaing sengit pada MotoGP 2025. Keduanya mengendarai motor yang sama yakni Ducati Desmosedici GP25 dan kemungkinan besar bakal banyak bertarung di depan.

Rossi sadar Marquez bisa mengeluarkan trik-trik licik khasnya untuk mengalahkan Bagnaia. Untuk itu, ia menyarankan sang murid agar tidak jatuh dalam jebakan perang psikologis.

“Jangan jatuh ke dalam jebakannya, perang psikologisnya, jangan membiarkan rekan setim memengaruhi kamu,” kata Rossi, dikutip dari Motosan, Minggu (2/2/2025).

“Dalam duel, (cobalah) bersenang-senang dan lakukan hal yang mustahil,” imbuh pria asal Italia itu.

 

2. Poin

Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di Ducati Lenovo (Foto: X/@MotoGP)
Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di Ducati Lenovo (Foto: X/@MotoGP)

Lebih lanjut, Rossi punya saran lain agar Bagnaia tidak kehilangan gelar lagi seperti pada MotoGP 2024. Menurutnya, pria berusia 28 tahun itu harus pintar-pintar mengejar kemenangan atau poin dalam balapan.

“Ada harinya di mana Anda harus menang dan hari di mana Anda harus mengambil poin (meski gagal menang),” urai Rossi.

“Dia tidak pernah melakukannya padahal dia bisa memenangi juara dunia ketiganya (jika melakukan hal itu),” tandas pria berusia 45 tahun tersebut.

Rossi tentu paham betul trik-trik pembalap lain untuk mengalahkannya. Ia juga mengerti seperti apa pentingnya meraih poin dalam balapan meski gagal menang. Pengalaman sebagai juara dunia tujuh kali jelas tidak bohong.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement