Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MotoGP Kehilangan Fans Gara-Gara Valentino Rossi Pensiun, Fonsi Nieto: Dia seperti Michael Jordan

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 31 Desember 2024 |15:40 WIB
MotoGP Kehilangan Fans Gara-Gara Valentino Rossi Pensiun, Fonsi Nieto: Dia seperti Michael Jordan
Pensiunnya Valentino Rossi berdampak pada penurunan jumlah penonton MotoGP (Foto: Instagram/@valeyellow46)
A
A
A

PENSIUNNYA Valentino Rossi diakui berdampak pada turunnya jumlah penggemar yang hadir langsung di sirkuit untuk menyaksikan balapan MotoGP. Eks pembalap motor, Fonsi Nieto, menyebut pria asal Italia itu sebagai Michael Jordan-nya balap motor.

Rossi pensiun pada akhir Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Ia mengakhiri karier panjang selama 25 tahun di ajang balap motor Grand Prix.

Valentino Rossi. ig/fiawec_official

1. Turun

Tepat semusim kemudian, MotoGP merilis data soal turunnya jumlah penonton yang hadir langsung di sirkuit. Antusiasme penggemar yang menyaksikan via tayangan televisi juga diklaim menurun drastis.

Nieto berpendapat, hal itu diakibatkan oleh pensiunnya Rossi. The Doctor memang punya daya tarik tersendiri layaknya Jordan di NBA.

“Kehilangan Valentino Rossi tidaklah mudah. Dia seperti Michael Jordan untuk balap motor ketika pensiun,” papar Nieto, melansir dari Motorcycle Sports, Selasa (31/12/2024).

“Jadi, sangat logis terjadi penurunan (jumlah penonton) hingga ratusan ribu, bahkan jutaan orang yang dulu pengikut Rossi,” imbuh pria asal Spanyol itu.

 

2. Berbayar

Nieto menambahkan, pensiunnya Rossi bukan satu-satunya faktor. Ia menyebut, tayangan yang kini berbayar di beberapa negara, termasuk Spanyol, membuat penggemar akhirnya kabur.

Ducati mendominasi balapan MotoGP 2024 (Foto: MotoGP)
Ducati mendominasi balapan MotoGP 2024 (Foto: MotoGP)

“Hal ini juga membuat perbedaan besar, misalnya di Spanyol, dulu balapan ditayangkan secara gratis. Sekarang balapan hanya bisa disaksikan di saluran berbayar, jadi jumlah penontonnya semakin sedikit,” terang Nieto.

Untungnya, Dorna Sports dan FIM bergerak cepat. Mereka merespons turunnya antusiasme itu dengan memperkenalkan format Sprint Race. Penggemar kini jadi bisa menyaksikan dua balapan sekaligus dalam satu pekan.

Hadirnya Sprint Race diikuti dengan aksi-aksi menyalip yang spektakuler. Belum lagi, persaingan juara dunia dalam dua musim terakhir (2023 dan 2024) juga selalu berlangsung hingga seri penutup.

(Wikanto Arungbudoyo)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement