“Mungkin dari saya sendiri sih, mungkin saya kurang yakin dengan pola atau strategi yang akan saya lakukan. Jadi saat bisa diikuti olah lawan, dan lawan bisa cari celah di pola itu, saya cukup bisa dibilang tertekan,” tutur Gregoria.
“Saya kayak jadi bingung harus menerapkan pola seperti apa, padahal seharusnya saat pertandingan tidak usah terlalu mikirkan ingin main ini, ingin main itu," kata Gregoria lagi.

"Saya rasa asal bisa tetap berusaha ada di permainan itu, dan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat poin, harusnya saya bisa mengikuti. Tadi jelek banget sih, saya bisa rasain, saya enggak bisa keluar dari tekanan dan juga enggak bisa mengubah keadaan," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)