Share

Juara Bahrain International Challenge 2022, Lanny Tria/Ribka Sugiarto Jadikan Modal Tampil di Level Lebih Tinggi

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 40 2721128 juara-bahrain-international-challenge-2022-lanny-tria-ribka-sugiarto-jadikan-modal-tampil-di-level-lebih-tinggi-WURqQAPjRo.jpg Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari juara Bahrain International Challenge 2022. (Foto: Instagram/@ribkasugiarto)

MANAMA – Ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto, sukses menyabet gelar juara Bahrain International Challenge 2022. Mereka pun menjadikan gelar juara ini sebagai modal tampil di level yang lebih tinggi.

Lanny/Ribka memastikan diri menjadi juara Bahrain International Challenge 2022 usai tampil ciamik di partai final yang berlangsung di The Bahrain Keraleeya Samajam, Manama, Minggu 4 Desember 2022. Mereka mengalahkan unggulan pertama, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela dari India, dengan skor 21-18 dan 21-16.

Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari

Kemenangan ini membawa Lanny/Ribka meraih gelar juara kedua sejak mulai dipasangkan di ajang Vietnam Open 2022 pada September. Sebelumnya, mereka juara di Indonesia International Challenge di Malang, pada Oktober 2022.

BACA JUGA: Hasil Final Bahrain International Challenge 2022: Lanny Tria/Ribka Sugiarto dan Rayhan Nur/Rahmat Hidayat Juara

"Alhamdulillah bisa juara di Bahrain. Semoga gelar ini bisa menambah rasa percaya diri saya bersama Lanny untuk bersaing di level yang lebih tinggi lagi dan menjadi modal untuk bisa mendapatkan prestasi yang lebih banyak lagi ke depannya," kata Ribka, dikutip rilis PBSI, Selasa (6/12/2022).

Sepanjang laga, Lanny/Ribka memulainya dengan kurang baik. Mereka terlihat tegang dan panik menerima tekanan lawan. Benar saja, di game pertama, mereka sempat tertinggal hingga skor 13-18.

Follow Berita Okezone di Google News

Untungnya, dalam posisi tersebut, mereka terus berkomunikasi dan sesekali mendapat arahan dari sang pelatih, Prasetyo Restu Basuki, di pinggir lapangan. Dari sana, mereka berbalik unggul dan meneruskan tren positif di gim kedua.

Hal itu diakui Lanny sebagai kunci kemenangan di laga tersebut. Dengan begitu, dia merasa tak terbebani dengan status lawan yang menduduki ranking 19 dunia berbanding peringkat 111 milik mereka.

Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari

"Kunci kemenangan kami, yaitu saling percaya dengan kemampuan partner di tengah lapangan. Komunikasi juga terus dijalin dengan saling mengingatkan kalau masing-masing ada yang panik,” ucap Lanny.

“Di laga itu, saya lebih bermain nothing to lose, soalnya rangking lawan juga jauh di atas," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini