Share

Penyebab Honda Terpuruk di MotoGP Bukan Hanya karena Marc Marquez dan Motor, Aprilia Beberkan Faktor Lainnya

Cikal Bintang, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 06:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 38 2717523 penyebab-honda-terpuruk-di-motogp-bukan-hanya-karena-marc-marquez-dan-motor-aprilia-beberkan-faktor-lainnya-vxdMUtxpn2.jpg Marc Marquez kala mentas di MotoGP. (Foto: MotoGP)

VENICE – Insinyur Aprilia, Giulio Bernardelle, menyoroti kondisi Honda yang terpuruk di MotoGP dalam beberapa musim terakhir. Dia pun menilai ada faktor lain yang menyebabkan Honda terpuruk, selain terlalu mengandalkan Marc Marquez dan terkait masalah motor.

Sebagaimana diketahui, pada beberapa musim terakhir, Honda kurang kompetitif. Tim pabrikan asal Jepang itu seperti kehilangan tajinya, setelah Marc Marquez dilanda cedera berkepanjangan belakangan ini.

Marc Marquez

Oleh sebab itu, Honda disebut tertinggal dari beberapa tim dalam pengembangan motor dan pembalapnya. Akhirnya, Suzuki, Yamaha, dan Ducati secara bergantian menguasai tiga musim terakhir di kelas MotoGP.

BACA JUGA: Mengintip Jumlah Biaya Perbaikan Motor MotoGP jika Terjadi Kecelakaan

Bernardelle menilai, masalah utama Honda terletak pada tim dan manajemen yang kurang baik. Mengacu pada tes terakhir di Valencia, Spanyol, masalah teknis seperti kecepatan motor dan performa pembalap bukan menjadi yang utama.

BACA JUGA: Motor Ducati Punya Performa Apik di MotoGP 2022, Begini Komentar Fabio Quartararo

“Menurut saya, ini bukan masalah bawaan dari motor baru atau masalah performa (Marc) Marquez. Itu masih menjadi pembalap referensi mutlak dan, di atas segalanya, dia melanjutkan dengan banyak keinginan untuk menang di MotoGP,” kata Bernardelle, dilansir dari Motosan, Rabu (30/11/2022).

Bernardelle menjelaskan, Honda memiliki dua masalah yang harus segera dibenahi. Pertama, Honda harus lebih modern dalam proyek pengembangan motor. Kemudian, mereka juga wajib membenahi peran manajemen.

Follow Berita Okezone di Google News

“Honda memiliki dua masalah yang harus diperbaiki untuk kompetitif. Yang pertama terkait dengan cara pengembangan proyek MotoGP yang seperti Yamaha perlu dimodernisasi,” ujar Bernardelle.

“Diperlukan pendekatan yang lebih dinamis, yang memungkinkan motor untuk terus dikembangkan secara detail, berdasarkan pertukaran informasi yang berkelanjutan antara kantor teknis departemen balap pabrikan dan tim yang terlibat dalam GP,” sambungnya menjelaskan.

Marc Marquez

“Masalah kedua terkait dengan manajemen Honda HRC, yang dalam beberapa tahun terakhir terlalu absen mengingat kekuatan besar sponsor Repsol dan seluruh lingkungan Spanyol,” tuturnya.

“Tim Jepang sekali lagi harus lebih hadir dalam pengelolaan langsung atas investasinya, yang tidak bisa lagi dikaitkan semata-mata dengan nasib Márquez, tetapi harus memiliki visi jangka panjang,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini