Share

Motor Ducati Punya Performa Apik di MotoGP 2022, Begini Komentar Fabio Quartararo

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 38 2717487 motor-ducati-punya-performa-apik-di-motogp-2022-begini-komentar-fabio-quartararo-tXYMHJY1Gs.jpg Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

PEMBALAP Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo mengomentari tentang apiknya performa motor Ducati di MotoGP 2022. Ia berpendapat jika motor-motor tersebut hampir sama seperti Yamaha di masa lalu namun memiliki tenaga yang lebih tinggi.

Sebagaimana diketahui, Fabio Quartararo menjalani musim 2022 lalu dengan bersaing ketat melawan para pembalap Ducati di atas lintasan balap. Ia kerap kali adu cepat dengan Enea Bastianini, Johann Zarco, Luca Marini, Jorge Martin, dan tentunya sang juara dunia Francesco Bagnaia.

Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia

Hal itu membuatnya sedikit banyak mengenal kinerja motor pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale itu. Menurutnya, yang membedakan performa masing-masing motor adalah pembalap di atasnya.

“ini (Ducati) adalah motor yang paling saya kenal, selain motor saya. Ada delapan Ducati di grid awal dan saya selalu dikelilingi oleh mereka,” ucap Fabio Quartararo dikutip laman Paddock GP, Selasa (29/11/2022).

“Tetapi setiap pengemudi memiliki gayanya sendiri. Misalnya, Bastianini biasanya menggunakan ban yang lebih lunak dari yang lain dan dia sangat cepat seperti itu. Pecco -sapaan Bagnaia-, sebaliknya, punya gaya lain, seperti Marini,” lanjutnya.

Sampai akhirnya dia menyimpulkan, bahwa motor Ducati tak beda jauh dengan apa yang dikendarainya sejak dua tahun itu. Motor Ducati dan Yamaha sama-sama memiliki fitur lengkap yang membuatnya sangat kuat di lintasan.

Follow Berita Okezone di Google News

Tapi yang membedakan adalah, Ducati memiliki tenaga yang lebih besar dibanding Yamaha di masa lalu. Hal itu memudahkan pembalap-pembalap mereka menjadi semakin kuat.

Francesco Bagnaia

“Ducati terlihat seperti Yamaha beberapa tahun yang lalu, tetapi dengan mesin yang sangat bertenaga. Ini adalah sepeda motor paling lengkap dan termudah untuk pengendara dalam jumlah besar,” tutur Quartararo.

“(Misalnya) Di Giannantonio (Gresini Ducati) atau (Marco) Bezzecchi (VR46) memiliki masalah di masa lalu, tetapi mereka semua telah berevolusi dan menjadi kuat di MotoGP,” pungkasnya.

Persaingan pembalap Prancis itu dengan Ducati diprediksi terus terjadi pada musim 2023 mendatang. Tapi sayang, akhir-akhir ini dia dihadapkan ketidakpuasan dengan perkembangan motornya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini