Share

Valentino Rossi Gagal Total saat Bela Ducati, Paolo Ciabatti Sebut Citra Tim Jadi Rusak

Cikal Bintang, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 38 2716731 valentino-rossi-gagal-total-saat-bela-ducati-paolo-ciabatti-sebut-citra-tim-jadi-rusak-2GO1Lgq6AV.jpg Valentino Rossi gagal total saat bela Ducati. (Foto: Instagram/@valeyellow46)

BORGO PANIGALE – Direktur Balap Ducati Corse, Paolo Ciabatti, mengomentari kiprah Valentino Rossi yang gagal total kala membela timnya di MotoGP. Dia pun menyebut kegagalan Rossi ini telah memberi dampak besar ke tim karena membuat citra Ducati menjadi rusak.

Sebagaimana diketahui, Valentino Rossi pernah berseragam Ducati selama tiga musim, yakni 2011-2013. Kendati demikian, performa The Doctor -julukan Valentino Rossi- tidak secemerlang saat bersama Yamaha.

Valentino Rossi

Rossi gagal bersaing untuk memperebutkan gelar juara MotoGP dengan motor balap tim asal Italia tersebut. Setelah tiga musim, Rossi akhirnya kembali ke Yamaha. Ciabatti mengatakan, sejatinya Ducati ingin melepas Rossi pada pertengahan musim.

BACA JUGA: 3 Alasan Terbesar Mengapa Motor MotoGP Sulit Dijadikan Hak Milik Pribadi Pembalap, Nomor 1 Menjaga Rahasia Perusahaan

Lantaran tidak bisa menang, pembalap kelahiran Urbino, Italia, itu dianggap sebagai ‘beban’ untuk citra Ducati. Pasalnya, banyak pihak yang menekan Ducati, seperti media, mitra, sponsor, hingga penggemar. Mereka menuntut Ducati raih kemenangan bersama The Doctor.

BACA JUGA: Ini Jawaban Fabio Quartararo saat Disuruh Memilih Antara Tim Marc Marquez atau Valentino Rossi

“Ketika ada yang salah dan Anda berada di bawah tekanan ekstrem dari pers, dari mitra, dan sponsor Anda, dan Anda tidak mendapatkan hasil, mudah bagi orang untuk menyalahkan orang lain. Dan ini menghancurkan tim dan grup (Ducati),” kenang Ciabatti, dikutip dari Motosan, Selasa (29/11/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

“Ketika saya kembali ke Ducati, ini adalah situasinya, jadi kami harus melepaskan beberapa orang pada akhir 2013. Jika saya melihat kembali ke 2013, sejujurnya, di pertengahan musim saya ingin melepasnya (Rossi),” sambungnya.

“Kami tidak dapat mengelola Valentino, kami harus menerima akibatnya. Ketika Anda memiliki pembalap paling terkenal di seluruh Italia dengan sembilan gelar dunia di belakangnya dan Anda gagal menang, Anda juga merusak citra Anda,” tambah Ciabatti.

Valentino Rossi

Ciabatti mengaku, situasi inilah yang akhirnya mendepak Rossi dari ‘kursinya’ di Ducati. Pada akhirnya, sebagaimana diketahui, The Doctor harus kembali ke tim yang mengantarnya untuk meraih empat gelar MotoGP.

“Ini adalah situasi di mana kami tidak akan ke mana-mana, dan jika terus seperti ini akan terjadi. Menjadi sangat negatif bagi citra perusahaan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini