Share

Rehan Naufal/Lisa Ayu Sabet Gelar di Hylo Open 2022, Rinov Rivaldy/Pitha Mentari: Jangan Pandang Ganda Campuran Sebelah Mata!

Cikal Bintang, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 40 2714177 rehan-naufal-lisa-ayu-sabet-gelar-di-hylo-open-2022-rinov-rivaldy-pitha-mentari-jangan-pandang-ganda-campuran-sebelah-mata-gDuVyODbav.jpg Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati juara Hylo Open 2022. (Foto: Instagram/@hylo_open)

JAKARTA – Ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, bereaksi atas pencapaian manis Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati di Hylo Open 2022. Mendapati Rehan/Lisa sukses menjuarai Hylo Open 2022, Rinov/Pitha mengatakan kemenangan ini menjadi bukti ganda campuran tidak boleh dipandang sebelah mata.

Sebagaimana diketahui, Rehan/Lisa mampu menumbangkan pasangan China, Feng Yangze/Huang Dong Ping, di partai pamungkas Hylo Open 2022. Kemenangan ini membuak puasa gelar sektor ganda campuran milik Indonesia.

Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati

Sekadar diketahui, terakhir kali sektor ganda campuran pelatnas PBSI menjadi juara adalah pada ajang Spain Masters 2021. Kala itu, Rinov/Pitha yang berhasil menyabet gelar setelah mengalahkan wakil Denmark, Niclas Nohr/Amalie Magelund.

BACA JUGA: Usai Kampiun di Hylo Open 2022, Rehan Naufal Ungkap Pesan dari sang Ayah Tri Kusharjanto

Kemenangan Rehan/Lisa, kata Pitha, juga membuktikan sektor ganda campuran tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, kemenangan kompatriotnya itu juga berhasil membawa pengaruh positif dalam tim ganda campuran PBSI.

BACA JUGA: Rehan Naufal Kusharjanto Ungkap Kunci Kegemilangannya Bersama Lisa Ayu Kusumawati

“Pastinya ya, mereka bawa pengaruh positif yang pasti dan membuktikan bahwa ganda campuran enggak mau dipandang sebelah mata terus,” kata Pitha kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia di Pelatnas Cipayung, Jakarta.

“Maksudnya, siapa pun di ganda campuran selagi mereka berprestasi, kami sama sama untuk tim ganda campuran,” sambungnya.

Bukan dengki, Pitha justru sangat senang bisa melihat prestasi kompatriotnya. Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu mengatakan prestasi yang diraih merupakan pencapaian ganda campuran, bukan soal individu saja. Apalagi, saat ini mereka dalam kondisi tidak punya senior di sektor ganda campuran.

“Saya pribadi melihat teman-teman berprestasi, enggak mau lihat secara individunya, tapi pengennya kayak mereka melakukan itu, selain untuk diri sendiri, tapi pengen buat ganda campuran juga karena kan yang dilewatkan selama setahun enggak mudah karena senior enggak ada,” ujar Pitha.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari

“Dan pelatih kemarin melatih sendiri jadi dengan kemenangan itu kami merasa kayak punya beban tapi enggak ditanggung sendiri gitu, kita bisa punya win win solution,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini