Share

8 Pembalap Pakai Motor Ducati di MotoGP 2022, Joan Mir Ketar-ketir

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Sabtu 29 Januari 2022 07:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 38 2539619 8-pembalap-pakai-motor-ducati-di-motogp-2022-joan-mir-ketar-ketir-ZP26O2Nqco.jpg Joan Mir kala balapan di MotoGP. (Foto: Instagram/@joanmir36official)

PALMA – Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengomentari kehadiran 8 pembalap yang akan menggunakan motor Ducati pada MotoGP 2022. Ketar-ketir, Mir menilai hal tersebut tidak adil.

Pada MotoGP 2022, Ducati memang akan sangat mendominasi. Pasalnya, ada delapan pembalap yang menggunakan motor Ducati, Desmosedici. Itu artinya, tim yang bermarkas di Borgo Panigale itu akan menguasai sepertiga grid.

Joan Mir

Delapan pembalap yang akan menunggangi motor tersebut sendiri ialah Francesco Bagnaia dan Jack Miller (Ducati Lenovo), Johann Zarco dan Jorge Martin (Pramac Racing), Luca Marini dan Marco Bezzecchi (Mooney VR46), serta Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing).

BACA JUGA: Honda Gelar Uji Coba di Jerez, Motor Marc Marquez dan Pol Espargaro Sudah Alami Perkembangan

Tentunya, dominasi Ducati ini merupakan ancaman besar bagi tim lain. Mengingat, pencapaian tim pabrikan Borgo Panigale di musim lalu bisa dibilang sangat apik.

BACA JUGA: Jorge Lorenzo Sebut Bos Ducati Keras Kepala, tapi Sukses

Meski tidak berhasil meraih gelar juara dari kategori pembalap, Ducati berhasil menyabet gelar konstruktor di MotoGP 2021. Bagnaia pun sukses menyabet status runner-up MotoGP 2021.

Menanggapi delapan motor Desmosedici yang akan mengaspal di MotoGP 2022, Mir menilai hal tersebut tidak adil. Sebab, dia mengakui bahwa motor tersebut memiliki kecepatan yang kencang.

Tentu saja, hal itu akan semakin sulit bagi dirinya dan rider lain untuk dapat mengimbangi. Lebih lanjut, Mir mengatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang aneh.

Joan Mir bersama para pembalap Ducati

“Ketika saya melihat potensi motor ini (Ducati Desmosedici), sebagai pembalap saya pikir itu tidak adil,” ucap Mir, dikutip dari Motosan, Sabtu (29/11/2022).

“Delapan motor bukan setengah dari grid awal, tapi itu hampir keseluruhan. Jika kita berpikir bahwa ada enam merek dagang terdaftar, menurut saya itu adalah sesuatu yang sangat aneh,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini