Share

Coret Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria dari Pelatnas, PBSI Galakkan Regenerasi

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 28 Januari 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 40 2539476 coret-praveen-melati-dan-hafiz-gloria-dari-pelatnas-pbsi-galakkan-regenerasi-gNlPPothBl.jpg Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria dicoret dari pelatnas PBSI 2022 (Foto: PBSI)

JAKARTA - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dicoret dari pelatnas PBSI. Pelatih ganda campuran PBSI, Nova Widianto, menyebut pencoretan ini demi regenerasi.

Sebagaimana diketahui, rumor pencoretan Praveen/Melati telah hangat sejak pertengahan Desember 2021 lalu. Kini, nama mereka telah resmi menghilang dari daftar pemain pelatnas PBSI.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: PBSI)

Selain PraMel, pasangan Hafiz/Gloria juga dipastikan tidak masuk ke dalam daftar pemain pelatnas. Padahal, mereka sebelumnya merupakan andalan Indonesia di berbagai turnamen.

Sebagai gantinya, sejumlah nama-nama baru mengisi daftar pemain utama. Nova pun menyatakan pencoretan ini semata-mata demi regenerasi dan peningkatan prestasi nomor ganda campura di masa depan.

โ€œPBSI sudah resmi dan benar nama Praveen Jordan/Melati Daeva, Hafiz/Gloria yang istilahnya pemain utamanya, tidak masuk di pelatnas PBSI untuk tahun ini,โ€ kata Nova dalam konferensi pers, Jumat (28/1/2022).

โ€œKita di PBSI sepakat, bahwa harus ada regenerasi di ganda campuran. Sebab, mereka sudah lama ada di pelatnas. Mereka didegradasi memang karena hasilnya setahun, dua tahun terakhir ini. Kami juga harus akui ganda campuran kemarin setelah All England, kita istilahnya minim gelar,โ€ ujarnya

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: PBSI)

Tentunya, PBSI memiliki sejumlah aspek yang dipertimbangkan sebelum mencoret PraMel dan HafGlo. Mereka dianggap sudah tak memenuhi syarat untuk tetap beradadi pelatnas.

โ€œDi pelatnas sendiri , da beberapa parameter untuk bisa di sini, salah satunya adalah prestasi pastinya. Khususnya, prestasi dalam satu dua tahun terakhir ini. Parameter kedua, mungkin usia, ketiga adalah lama waktu pemain sudah di pelatnas, dan keempat ada karakter,โ€ tutur Nova.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini