Share

5 Atlet yang Putuskan Mualaf di Puncak Karier, Nomor 1 Rajin Berdakwah

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 11 Desember 2021 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 11 43 2515553 5-atlet-yang-putuskan-mualaf-di-puncak-karier-nomor-1-rajin-berdakwah-BgSYLl0PUF.jpg Lindswell Kwok, satu dari lima atlet yang putuskan mualaf di puncak karier. (Foto: Instagram/@lindswell_k)

SEJUMLAH atlet memutuskan menjadi mualaf ketika berada di puncak karier. Saat sedang mantap menjalankan profesinya dengan meraih berbagai penghargaan, mereka memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Hal itu berarti, atlet-atlet di bawah ini tak hanya fokus mengejar duniawi, tapi juga memikirkan akhirat. Lantas, siapa-siapa saja atlet yang dimaksud?

Berikut 5 atlet yang putuskan mualaf di puncak karier:

5. Mike Tyson

Mike Tyson

Mike Tyson mengaku menjadi mualaf sebelum 1992. Hal itu berarti, pria berjuluk si Leher Beton itu memutuskan masuk agama Islam ketika berada di puncak karier.

BACA JUGA: 4 Atlet Naturalisasi yang Pilih Jadi Mualaf, Nomor 2 Sahabat Raffi Ahmad

Sekadar informasi, Mike Tyson mendominasi kelas berat tinju dunia dalam kurun 1987-1990. Di periode itulah, Mike Tyson memilih masuk Islam dan mengganti namanya menjadi Malik Abdul Aziz.

“Saya berusaha menjadi orang yang lebih baik. Saya seharusnya beribadah lebih banyak. Bila misalnya saya beribadah 3-4 kali sehari, maka seharusnya bisa beribadah lima kali sehari," tutur Mike Tyson, saat diwawancara Ringside TV usai keluar dari penjara.

"Saya sangat bersyukur bisa menjadi seorang muslim. Allah tak butuh saya, namun saya butuh Allah. Insya Allah, Allah akan terus memberkati saya untuk ada di jalan yang lurus,” kata Mike Tyson dalam wawancara dengan FOX411.

4. Kareem Abdul Jabbar

Kareem Abdul Jabbar

Pencinta NBA pasti tak asing dengan nama Kareem Abdul Jabbar. Legenda basket ini tercatat memegang enam gelar juara NBA. Ia juga tercatat enam kali menjadi pemain terbaik NBA dan dua kali terpilih sebagai MVP finals.

Pebasket kelahiran New York 16 April 1947 itu memutuskan menjadi seorang mualaf pada 1971. Keputusan itu diambil sehari setelah meraih gelar juara NBA bersama Milwaukee Bucks. Keputusan itu dibarengi dengan perubahan namanya dari Ferdinand Lewis Alcindor menjadi Kareem Abdul Jabbar.

3. Wilhelm Ott

Wilhelm Ott

Wilhelm Ott memutuskan menjadi mualaf pada 16 April 2020. Keputusan Wilhelm Ott menjadi mualaf pun diikuti sang istri, Michelle Birringer.

Bahkan Wilhelm Ott tak pernah telat menjalankan salat lima waktu. Ketika azan berkumandang, Wilhelm Ott langsung bergegas mengambil wudhu.

“Alhamdulillah. Ketika saya dalam perjalanan pulang, azan mulai berbunyi di ponsel saya,” tulis Ott, melansir dari keterangannya di Instagram, Selasa (9/2/2021).

“Jadi, saya memarkir mobil saya di pinggir jalan dan keluar. Itu membawa saya langsung ke masjid. Subhanallah,” lanjutnya.

2. Lindswell Kwok

Lindswell Kwok

Lindwell Kwok tercatat merebut lima medali emas Kejuaraan Dunia Wushu. Ia juga melengkapinya dengan medali emas Asian Games 2018 di nomor Taijiquan.

Sejak 2015, perempuan 30 tahun itu mulai belajar agama Islam. Kemudian pada 2019, Lindswell Kwok menikah dengan rekannya di pelatnas Wushu, Achmad Hulaefi, yang dikenal sebagai penganut Islam taat.

1. Wayne Parnell

Wayne Parnell

Wayne Parnell merupakan atlet kriket andalan Afrika Selatan. Ia kini membela salah satu tim kriket Inggris, Northamptonshire yang berkompetisi di kompetisi English County Cricket.

Ia memutuskan menjadi mualaf pada 2011. Setelah itu, Wayne Parnell rajin berdakwah demi meluruskan hal-hal buruk yang sering diidentikkan media-media barat soal agama Islam.

“Tidak, saya tidak melihatnya sebagai negatif. Saya melihatnya sebagai hal yang positif karena itu adalah kesempatan bagi saya untuk mengubah pikiran dan membuat mereka melihat agama dari sudut pandang yang berbeda,” kata Wayne Parnell mengutip dari Sports Gazette.

“Pada akhirnya, pendirian saya adalah bahwa jika satu orang dalam agama melakukan sesuatu yang buruk, itu tidak membuat seluruh agama menjadi buruk. Itu tugas Anda untuk mencoba dan mendidik orang lebih banyak,” tutup Wayne Parnell.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini