JEDDAH - Pembalap tim Red Bull Racing, Sergio Perez merasa geram dengan performanya sendiri saat balapan pada seri Formula One (F1) GP Arab Saudi. Pasalnya dia gagal mengakhiri balapan dengan manis.
Pada balapan itu, Perez memulai balapan dari posisi kelima. Namun, dia akhirnya gagal menyentuh garis finis. Mobil Red Bull RB16B miliknya menghantam tembok, setelah bersinggungan dengan pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc.

Belum lagi rekan satu timnya, Max Verstappen juga hanya memperoleh posisi kedua. Selain itu, poin bonus untuk fastest lap direbut sang pemenang, Lewis Hamilton.
Baca juga: Max Verstappen Dapat Penalti di F1 GP Arab Saudi 2021, Ini Dalih Christian Horner
Akibatnya, Red Bull semakin tertinggal di belakang Mercedes-AMG Petronas. Red Bull mengoleksi poin 559,5 atau 28 angka di belakang Mercedes. Perez pun kesal tak bisa membantu timnya.
Baca juga: Kalah dari Lewis Hamilton di F1 GP Arab Saudi 2021, Max Verstappen Kambing Hitamkan Penalti
“Ini bukan akhir pekan terbaik bagi tim. Kami kehilangan poin krusial di kejuaraan konstruktor. Kami akan menuju Abu Dhabi untuk membalik keadaan,” kata Perez di laman resmi tim.
“Kami tidak beruntung di bendera merah pertama, namun bisa memulai balapan kembali dengan baik. Tetapi, tidak cukup ruang untuk semua, mengingat tikungannya sempit,” ujarnya.

“Pada akhirnya, saya bersenggolan dengan Charles. Ban depannya menyentuh mobil saya. itu merupakan momen yang buruk bagi semua. Sangat disayangkan, karena kami membutuhkan poin,” tutur Perez.
“Saya berharap bisa kembali memulai balapan, tetapi saya harus keluar. Balapan ini sangat penting bagi tim dan sangat menyakitkan. Tetapi, masih ada harapan di Abu Dhabi. Kami masih optimistis bisa bersaing di balapan terakhir,” ucapnya.
(Rachmat Fahzry)